PEMERINTAH pusat sedang gencar dalam optimalisasi program makan bergizi gratis (MBG). Gayung bersambut dengan program yang telah lama dijalankan anggota DPRD Kabupaten Sleman melalui program pokok pikiran.
Seperti dilakukan H. Bondan Triyana SSos MM. Politikus Partai Amanat Nasional asal Tempel Kledokan, Selomartani, Kalasan, itu aktif dalam kegiatan B2SA. Yakni konsep meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan penyaluran bahan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Konsep pola konsumsi tersebut untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dengan bahan pangan lokal. Baik bahan makanan pokok berkabohidrat, protein, dan vitamin. "Poin utamanya guna mencegah stunting sekaligus menciptakan tubuh sehat dan produktif," ungkapnya.
Belum lama ini Bondan turun langsung ke lapangan saat merealisasikan program B2SA di wilayahnya. Menyalurkan 650 paket bahan pangan di 13 lokasi. Tiap lokasi 50 paket. Berisi beras, telor, daging ayam, kacang hijau, minyak goreng, dan tepung.
Sasaran utamanya adalah warga miskin sesuai data dinas sosial. Data itu lantas diolah sendiri untuk disesuaikan dengan kondisi warga setempat. "Ini bentuk sinergi antara dewan, masyarakat, dan pemerintah," tuturnya.
Antusiasme warga sangat tinggi terhadp program tersebut. Menurut Bondan, para penerima manfaat merasa sangat terbantu dalam upaya perbaikan gizi keluarga. Lewat kegiatan B2SA, Bondan berharap, kecukupan gizi keluarga bisa terpenuhi.
Sinergisitas dengan masyarakat juga dilakukan Bondan melalui program kegiatan padat karya tahun ini. Berupa pembangunan talud dan pengecoran jalan lingkungan di empat lokasi. Yakni Dawung dan Lempoh di Kalurahan Bokoharjo, Prambanan; Sumberwatu, Sambirejo, Prambanan; dan Cilikan, Ngemplak. Dalam kegiatan tersebut, warga mendapat bantuan material. Sedangkan tenaga kerjanya oleh warga setempat secara gotong royong.
Bondan mengatakan, perbaikan talud dan jalan lingkungan di empat lokasi tersebut cukup krusial. Mengingat kondisi geografis wilayah Kapanewon Prambanan didominasi perbukitan dengan tebing terjal. Sehingga talud sangat penting untuk menguatkan tebing.
Demikian pula jalan cor beton. Jika aspal lebih mudah rusak karena tanah di kawasan tersebut labil dan berpasir. "Kondisi itu sangat rawan longsor saat hujan," jelas Bondan yang juga sebagai anggota Komisi C bidang pembangunan.
Bondan mendorong perbaikan infrastruktur wilayah Prambanan bisa lebih merata. Selain untuk akses sosial, jalan-jalan di kawasan tersebut berpotensi ekonomi karena banyaknya destinasi wisata. Apalagi perbaikan jalan secara menyeluruh menjadi visi misi kepala daerah dalam rangka mewujudkan program dalane alus dalane padhang.
Berkaitan dengan program dalane padhang, Bondan juga berperan dalam upaya meningkatkan penerangan jalan lingkungan di kurang lebih 20 lokasi. Tersebar di daerah pemilihan 3 yang meliputi wilayah Kapanewon Kalasan, Ngemplak, dan Prambanan. (yog)
Editor : Herpri Kartun