Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

AHY Dorong Konsep Green Corridor di Tol Prambanan–Purwomartani saat Tanam Pohon di Ruas, Ini Alasannya!

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 25 April 2026 | 20:46 WIB
JAGA IKLIM: Menko IPK AHY saat menanam pohon di Jalan Tol Prambanan-Purwomartani, Sabtu (25/4/2026) pagi. Rizky Wahyu/Radar Jogja 
JAGA IKLIM: Menko IPK AHY saat menanam pohon di Jalan Tol Prambanan-Purwomartani, Sabtu (25/4/2026) pagi. Rizky Wahyu/Radar Jogja 

SLEMAN - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong penerapan konsep green corridor di sepanjang Jalan Tol Prambanan–Purwomartani.

Ini sebagai upaya mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pelestarian lingkungan.

Konsep ini diharapkan mampu menekan polusi, memperkuat konservasi air, serta menghadirkan ruas jalan tol yang lebih asri dan berkelanjutan menghadapi perubahan iklim.

Baca Juga: Little Aresha Daycare Ternyata Tak Kantongi Izin Beroperasi 

Dorongan tersebut disampaikan saat melakukan penanaman pohon yang menjadi bagian ruas Tol Jogja-Solo tersebut, Sabtu (25/4/2026), sebagai implementasi Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

"Termasuk menghadirkan koridor hijau di sepanjang jalan tol, seperti yang dilakukan di ruas Tol Jogja-Solo hari ini," katanya usai menanam pohon.

Menurut AHY, keberadaan koridor hijau di sepanjang jalan tol memiliki manfaat luas, mulai dari memperkuat konservasi air, menekan tingkat polusi kendaraan, hingga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi pengguna jalan.

Baca Juga: Datangi Polresta Jogja, Orang Tua Meminta Keadilan Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak di Little Aresha Daycare

Ia berharap konsep tersebut dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai ruas tol di Indonesia.

"Jika sepanjang jalan tol di berbagai daerah ditumbuhi pohon-pohon dengan kapasitas penyerapan CO2 yang baik, ini akan sangat membantu mengurangi polusi dan ancaman ekologis yang kita hadapi saat ini," jelasnya. 

Ia juga menekankan bahwa koridor hijau menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, termasuk cuaca ekstrem yang kerap memicu bencana.

Karena itu, ia akan terus berupaya ke depan untuk mengintegrasikan konsep tersebut demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. 

Baca Juga: Sejarah Daycare: Dari Revolusi Industri hingga Bayang-bayang Kekerasan di Indonesia, Terbaru di Jogja

"Asri itu aman, sehat, resik, indah. Nah mari kita semua punya langkah-langkah taktis bagaimana menjabarkan asri itu," tegasnya. 

Sementara, Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X yang diwakili oleh Sekprov DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, pengembangan koridor hijau di Jalan Tol Prambanan-Purwomartani ini merupakan langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur transportasi, tetapi juga mengintegrasikan fungsi ekologis yang sangat penting bagi keberlanjutan lingkungan.

Tak hanya itu, inisiatif ini juga menunjukkan pembangunan modern dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian alam. 

Baca Juga: Ajang Tempa Mental Atlet, Sumarno Harap Banyak Kejurnas Digelar di Jateng

"Ini menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan lingkungan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menghadirkan ruang terbuka hijau dan biru yang memberikan manfaat jangka panjang," terangnya. 

Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi model yang mudah direplikasi di berbagai daerah. Sehingga gerakan hijau dapat tumbuh dan memberikan dampak yang luas.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," lontarnya. (ayu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Jalan Tol Prambanan–Purwomartani #pelestarian lingkungan #Menko IPK #tanam pohon #Agus Harimukti Yudhoyono (AHY)