Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berdampak Positif! Warga Binaan Tanam Sayuran hingga Budi Daya Ikan, Penuhi Lima Persen Kebutuhan Lapas Sleman

Delima Purnamasari • Kamis, 23 April 2026 | 20:15 WIB
POSITIF: Proses panen sayuran dan ikan hasil program ketahanan pangan warga binaan di Lapas Kelas II B Sleman. Dokumentasi Lapas Kelas IIB Sleman
POSITIF: Proses panen sayuran dan ikan hasil program ketahanan pangan warga binaan di Lapas Kelas II B Sleman. Dokumentasi Lapas Kelas IIB Sleman

SLEMAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman tidak hanya menjadi tempat warga binaan (WB) untuk menjalani hukuman semata.

Lapas yang berlokasi di Sumberadi, Mlati, Sleman ini turut mengembangkan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan terbatas.

Ini sebagai upaya memberikan bekal keterampilan kepada para WB sebelum kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Sleman Lamarta Surbakti mengatakan, program ini merupakan bagian dari strategi pembinaan yang menitikberatkan pada peningkatan kemandirian warga binaan.

Baca Juga: Prediksi Skor Stuttgart vs Freiburg Semifinal DFB Pokal Jumat 24 April 2026, Siapa Yang Akan Tantang Bayern Munich di Final?

Tidak sekadar membina kepribadian, tetapi pemberian bekal keterampilan yang mampu membuka peluang kehidupan lebih baik.

Utamanya di masa mendatang saat warga binaan kembali ke masyarakat. 

“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat produktivitas dan memberikan harapan baru bagi warga binaan,” ujarnya lewat keterangan resmi, Kamis (23/4/2026). 

Kegiatan ini dilakukan di area pembinaan kerja Lapas Sleman dengan memanfaatkan lahan terbatas.

Baca Juga: PSS Sleman U-19 Tak Terkalahkan, Kelolosan dari Fase Grup EPA Championship 2026 Dipastikan Lebih Cepat

Program ketahanan pangan ini mencakup sektor perikanan hingga pertanian. Warga binaan dilibatkan langsung dalam budidaya ikan lele dan nila.

Lalu pengelolaan lahan pertanian dengan menanam sawi, kangkung, dan kacang panjang. 

Manfaatnya sudah dipanen berulang kali. Hasil dari program ini mampu memberikan kontribusi sekitar lima persen terhadap pemenuhan kebutuhan pangan di lingkungan lapas.

Hasil panen tersebut dimanfaatkan untuk konsumsi warga binaan, pegawai, serta turut memberikan manfaat bagi keluarga warga binaan. 

Baca Juga: Perkuat Kolaborasi, Jateng-Aceh Teken Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp1,06 Triliun 

"Seluruh kegiatan dilaksanakan di bawah pengawasan dan bimbingan petugas guna memastikan proses berjalan aman, tertib, dan optimal," tegasnya. 

Program ini juga merupakan bagian dari akselerasi kebijakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Hal ini dituangkan dalam 15 program Aksi khususnya dalam pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor produktif. Program ini juga selaras dengan asta cita presiden maupun wakil presiden dalam kemandirian pangan. 

"Kami harap Lapas Sleman dapat menciptakan warga binaan yang mandiri, terampil, dan mampu berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pembinaan," harapnya. (del/wia

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Lapas Sleman #Warga binaan #Budi Daya Ikan #tanam sayuran #ketahanan pangan