SLEMAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman tidak hanya menjadi tempat warga binaan (WB) untuk menjalani hukuman semata.
Lapas yang berlokasi di Sumberadi, Mlati, Sleman ini turut mengembangkan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan terbatas.
Ini sebagai upaya memberikan bekal keterampilan kepada para WB sebelum kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Sleman Lamarta Surbakti mengatakan, program ini merupakan bagian dari strategi pembinaan yang menitikberatkan pada peningkatan kemandirian warga binaan.
Tidak sekadar membina kepribadian, tetapi pemberian bekal keterampilan yang mampu membuka peluang kehidupan lebih baik.
Utamanya di masa mendatang saat warga binaan kembali ke masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat produktivitas dan memberikan harapan baru bagi warga binaan,” ujarnya lewat keterangan resmi, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan di area pembinaan kerja Lapas Sleman dengan memanfaatkan lahan terbatas.
Program ketahanan pangan ini mencakup sektor perikanan hingga pertanian. Warga binaan dilibatkan langsung dalam budidaya ikan lele dan nila.
Lalu pengelolaan lahan pertanian dengan menanam sawi, kangkung, dan kacang panjang.
Manfaatnya sudah dipanen berulang kali. Hasil dari program ini mampu memberikan kontribusi sekitar lima persen terhadap pemenuhan kebutuhan pangan di lingkungan lapas.
Hasil panen tersebut dimanfaatkan untuk konsumsi warga binaan, pegawai, serta turut memberikan manfaat bagi keluarga warga binaan.
Baca Juga: Perkuat Kolaborasi, Jateng-Aceh Teken Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp1,06 Triliun
"Seluruh kegiatan dilaksanakan di bawah pengawasan dan bimbingan petugas guna memastikan proses berjalan aman, tertib, dan optimal," tegasnya.
Program ini juga merupakan bagian dari akselerasi kebijakan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Hal ini dituangkan dalam 15 program Aksi khususnya dalam pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor produktif. Program ini juga selaras dengan asta cita presiden maupun wakil presiden dalam kemandirian pangan.
"Kami harap Lapas Sleman dapat menciptakan warga binaan yang mandiri, terampil, dan mampu berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pembinaan," harapnya. (del/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita