Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kebutuhan Sapi Kurban Capai 9.600 Ekor, Sleman Ambil dari Luar Daerah: Kebutuhan Sapi Kurang

Delima Purnamasari • Minggu, 19 April 2026 | 19:53 WIB
Pasar Hewan Ambarketawang Gamping. Delima Purnamasari/Radar Jogja.
Pasar Hewan Ambarketawang Gamping. Delima Purnamasari/Radar Jogja.

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman terus menyiapkan diri dalam menyambut Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Mei mendatang. 

Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) akan mendatangkan hewan ternak dari luar daerah, mengingat perkiraan kebutuhan sapi antara 9.400 sampai 9.600 ekor.

"Tidak cukup kalau sapinya, untuk kambing dan domba Insya Allah cukup," kata Plt. Kepala DP3 Kabupaten Sleman Rofiq Andriyanto, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga: Pemilik Bisa Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP, Tapi Wajib Siap Balik Nama Tahun Depan

Dia mengakui bahwa memang Bumi Sembada masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengembalikan populasi sapi.

Ada banyak faktor yang memengaruhi, termasuk lahan pertanian yang menyempit. Rofiq menegaskan bahwa total populasi sapi di Sleman mencapai 23.000 ekor, tetapi mayoritas berupa betina dan tidak boleh disembelih.

"Antisipasi untuk memenuhi ketersediaan kami tetap membuka pintu, tapi dengan perhatian khusus untuk kesehatan ternak," tambahnya.

Baca Juga: Retret di Akmil selama Lima Hari Rampung, Ketua DPRD Disegarkan Kembali soal Nilai Kebangsaan

Salah satu antisipasinya adalah seluruh hewan yang masuk di Pasar Hewan Ambarketawang Gamping harus lolos pemeriksaan kesehatan.

Tidak sekadar memeriksa hewan yang laku dijual. Hal ini sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit antraks maupun penyakit mulut dan kuku (PMK).

Total ada tiga dokter hewan disiagakan di pasar hewan yang buka tiap Pahing ini.

"Tidak ada wilayah yang sampai dilarang. Hanya diwaspadai seperti Wonosari yang kemarin masih terindikasi antraks," tambahnya

Baca Juga: Demi Ungkit Perekonomian Daerah,  Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Terobosan Kreatif Pengusaha Muda

Menurut Rofiq, saat ini sudah mulai banyak pedagang yang menawarkan ternak kurban termasuk dari Bali maupun Madura.

Pedagang ini disebut harus mengurus sertifikat veteriner sebagai dokumen wajib untuk lalu lintas hewan. Nantinya bisa diurus lewat pemerintah provinsi. (del)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kurban #idul adha #Pemkab Sleman #domba #sapi