Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Merapi Masih Siaga Level III, BPPTKG Catat 136 Kali Guguran Lava dan 26 Guguran Lava Pijar Jarak hingga 2 Km pada 16 April 2026

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 17 April 2026 | 07:37 WIB
Merapi luncurkan Wedhus Gembel atau Awan panas guguran (APG) Minggu (8/2/2026) pukul 03.01 WIB. Tertekam dari CCTV Jurangjero.
Merapi luncurkan Wedhus Gembel atau Awan panas guguran (APG) Minggu (8/2/2026) pukul 03.01 WIB. Tertekam dari CCTV Jurangjero.

SLEMAN – Gunung Merapi masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan sepanjang Kamis (16/4/2026). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat ratusan kejadian gempa guguran serta puluhan kali guguran lava pijar yang meluncur ke arah barat daya.

Berdasarkan laporan resmi BPPTKG periode pengamatan 16 April 2026 pukul 00.00–24.00 WIB, status aktivitas Gunung Merapi tetap berada pada Level III (Siaga). Suplai magma masih berlangsung dan berpotensi memicu awan panas guguran (APG) di dalam daerah potensi bahaya.

Dari sisi visual, gunung teramati jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan sedang hingga lemah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal, mencapai tinggi 400–550 meter di atas puncak kawah.

Catatan Kegempaan dan Guguran Lava

Baca Juga: Lebih dari Separo CJH Kulon Progo Berisiko dan Butuh Pendampingan Kesehatan, Termasuk Yang Usia Muda

BPPTKG mencatat aktivitas kegempaan sebagai berikut:

Gempa guguran: 136 kali (amplitudo 2–38 mm, durasi 44,84–202,31 detik)

Gempa hybrid/fase banyak: 93 kali (amplitudo 2–38 mm, durasi 8,27–57,11 detik)

Gempa vulkanik dangkal: 1 kali (amplitudo 52 mm, durasi 29,87 detik)

Gempa tektonik jauh: 2 kali

Baca Juga: Penyelesaian Akhir Yang Buruk, Indonesia Dipaksa Takluk dari Malaysia di ASEAN U17 Boys Championship

Selain itu, teramati 26 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Sat/Putih, Kali Krasak, Kali Bebeng, dan Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.

Cuaca di sekitar Merapi cerah hingga mendung dan hujan, angin tenang hingga lemah ke arah barat, suhu udara 17,9–27,6 °C, kelembaban 61–99%, dan tekanan udara 871,8–917,9 mmHg. Curah hujan tercatat 3 mm per hari.

Potensi Bahaya dan Rekomendasi BPPTKGPotensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas guguran pada sektor selatan-barat daya:

Sungai Boyong → maksimal 5 km

Sungai Bedog, Krasak, Bebeng → maksimal 7 km

Pada sektor tenggara:Sungai Woro → maksimal 3 km

Sungai Gendol → maksimal 5 km

Baca Juga: Jawa Pos - Radar Jogja, edisi Jumat 17 April 2026

Lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.BPPTKG memberikan rekomendasi penting kepada masyarakat:

Tidak melakukan kegiatan apapun di dalam daerah potensi bahaya.

Mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran, terutama saat hujan di sekitar Gunung Merapi.

Mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Merapi.

Selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Masyarakat di Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, dan sekitarnya diimbau tetap tenang namun waspada. Pantau terus update resmi dari BPPTKG dan PVMBG melalui situs magma.esdm.go.id. (iwa) 

(Sumber: Laporan resmi BPPTKG Yogyakarta, 17 April 2026)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi hari ini #awan panas guguran #Merapi Hari Ini #Kabupaten Sleman #lava pijar