SLEMAN – Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman mengajukan 440 formasi CPNS 2026, lebih rendah dari jumlah pegawai yang pensiun tiap tahun.
Kebijakan ini diambil untuk menyesuaikan kemampuan anggaran.
Kepala BKPP Kabupaten Sleman Wildan Solichin menyebut, dari jumlah tersebut paling banyak berasal dari dinas pendidikan.
Usulan ini memang menerapkan prinsip zero growth. Dalam hal ini jumlah usulan lebih rendah dibanding rata-rata jumlah pegawai yang pensiun sekitar 500 hingga 600 orang per tahun.
Salah satu pertimbangan utamanya adalah pemangkasan anggaran. Selain itu, kebijakan bekerja dari rumah yang berpotensi mengurangi pendapatan asli daerah.
"Kondisi ini akan berdampak pada pendapatan. Kalau pendapatan berkurang, kemungkinan kemampuan pembayaran gaji juga berkurang," katanya ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: Jateng Bakal Dibangun Peternakan Sapi Perah Terbesar, Kapasitasnya Capai 30 Ribu Ekor
Kebijakan ini diambil agar tidak membebani APBD dan mengantisipasi adanya kemungkinan harus mengurangi gaji pegawai.
Termasuk mempertahankan belanja pegawai agar tidak melebihi batas 30 persen. Walau demikian, belum tentu seluruh formasi ini akan disetujui oleh pemerintah pusat.
Saat ini usulan masin berproses di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) serta Kementerian Keuangan.
"Jadi akan disesuaikan dengan kemampuan daerah. Kami belum dapat sinyal kapan pengumumannya," tambahnya. (del/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita