SLEMAN - Hujan lebat mengguyur wilayah Sleman, Selasa (14/4/2026) sore hingga dini hari, Rabu (15/4/2026).
Hujan yang disertai angin kencang, menyebabkan sejumlah titik longsor dan kerusakan bangunan di Bumi Sembada.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Data Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, berikut laporan situasi dampak hujan lebat update data Rabu, 15 April 2026, pukul 10.00 WIB;
1.Kapanewon Pakem
1. Talud lapangan Cemoroharjo Candibinangun longsor, menggangu akses Jln Pakisaji – Watugendong.
Kendati begitu, akses jalan sudah bisa lancar.
2. Randu Hargobinangun, talud jalan ambrol sedalam 2 meter pajang 2,5 meter yang membahayakan pengguna jalan.
Proses evakusi dilakukan warga dengan bergotong-royong.
3. TK ABA Blembem lor Harjobinangun Pakem Sleman, hujan lebat disertai angin mengakibatkan kanopi ukuran 16 x 2 meter roboh.
Proses pembenahan akan dilakukan pihak Yayasan.
2. Kapanewon Cangkringan
Talud jalan longsor sepanjang 15 m, tinggi 2,5 m, menutup akses jalan masuk Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan.
Proses penanganan dilanjutkan hari Rabu 15 April 2026, pukul 07.00 WIB.
Proses evakuasi berlangsung dengan bergotong-royong dilakukan masyarakat dan relawan setempat.
3. Kapanewon Tempel
Talud sungai Pelem mengalami retak panjang 20 m lebar 1 m tinggi talud 3 m di Bulan Banyurejo Tempel.
Terdapat 2 tonggak pohon dengan ketinggian kurang lebih 4 m dan 5 m beresiko roboh jika talud tetap tergerus aliran sungai Pelem atau dampak dari getaran kendaraan berat yang lewat.
Saat ini dalam proses penangan.
4. Kapanewon Turi
Tunggul Arum RT 01 RW 01 Wonokerto Turi Sleman.
Hujan deras dengan durasi lama menyebabkan pondasi dan pagar batako kandang Kelompok " Ngudi Makmur" roboh.
Pembenahan dilakukan mandiri kelompok kandang.
5. Kapanewon Ngemplak
Koplak Umbulmartani Ngemplak, tanggul ambrol ke sungai, dampaknya mengganggu aliran sungai dan bisa menyebabkan air sungai meluap kepemukiman warga.
Kejadian ini masih dalam asesmen.
6. Kapanewon Ngemplak
Lojajar Sinduhajo Ngaglik Sleman : dampak banjir Kali Boyong, sampah berserakan menutup akses jalan/ jembatan penyeberangan kali Boyong.
Hingga kini belum terkondisi.
Adapun upaya yang tengah dilakukan oleh BPBD Sleman, yakni:
1. Asesment data dampak kejadian
2. Koordinasi dengan pihak terkait
3. Pembersihan material longsor
4. Penutupan terpal pada lokasi longsor di Pentingsari
Dari kejadian tersebut beruntung tidak ada korban jiwa.
Dari Keterangan BPBD, data bersifat sementara dan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.
Editor : Meitika Candra Lantiva