Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diduga Terhimpit Masalah Ekonomi, Warga Seyegan Sleman Nekat Akhiri Hidup

Delima Purnamasari • Minggu, 12 April 2026 | 20:45 WIB
Ilustrasi bunuh diri.
Ilustrasi bunuh diri.
 
SLEMAN - Seorang buruh harian lepas nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di bulak persawahan tepi sungai di Padukuhan Dukuh, Gerjen RT 02 RW 05 Margomulyo, Seyegan, Sleman. Pria ini merupakan warga setempat inisial SU berusia 36 tahun.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro menjelaskan, Polsek Seyegan mendapat laporan adanya orang meninggal dunia pada Minggu (12/4) sekitar pukul 07.10. Kronologi berawal sekitar pukul 06.00 seorang warga Margomulyo berinisial SA, 60, yang sedang pergi ke sawah lalu mendapati orang tergantung di pohon nangka.

Baca Juga: Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Diharapkan Bawa Ribuan Orang ke Magelang

Kemudian, saksi ini melaporkan kejadian yang dilihat pada dukuh dan laporannya dilanjutkan ke Polsek Seyegan. "Personel Polsek Seyegan dan Puskesmas Seyegan langsung mendatangi lokasi kejadian," katanya lewat keterangan resmi Minggu (12/4).

Dari hasil pemeriksaan terdapat luka menggantung positif dan ujung kaki sudah mulai membiru. Dia memastikan, tidak ada tanda kekerasan maupun lebam. Sementara pupil sudah membuka dan keluar cairan dari kemaluan.

Korban diperkirakan sudah meninggal enam hingga delapan jam sebelum ditemukan. Sementara pemeriksaan dilakukan pukul 08.17. "Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena himpitan ekonomi," tambah Argo.

Baca Juga: Embarkasi Haji Berbasis Hotel Siap, YIA Pastikan Penerbangan Haji 2026 Dilakukan Secara Langsung ke Jeddah Atau Madinah

Dia menyebut, pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai musibah. Keluarga menerima dengan membuat surat pernyataan dan selanjutnya jenazah korban disemayamkan di rumah duka. Atas kejadian ini masyarakat diimbau untuk tidak mengambil jalan pintas mengakhiri hidup saat menghadapi masalah.

"Pendekatan persuasif, kepedulian lingkungan, serta pelaporan segera ke pihak berwajib saat menemukan tanda-tanda darurat sangat ditekankan untuk mencegah aksi bunuh diri," pesannya. (del/eno) 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#polsek seyegan #gantung diri #Polresta Sleman #buruh harian lepas #Ekonomi