Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Melonjak Signifikan, Penumpang Bandara Adisutjipto saat Lebaran Naik 484 Persen Dibanding Tahun Lalu  

Delima Purnamasari • Rabu, 1 April 2026 | 21:15 WIB
MOMENTUM: Penumpang di Bandara Adisutjipto selama periode libur Lebaran mengalami kenaikan 484 persen. (Dokumentasi Bandara Adisutjipto)
MOMENTUM: Penumpang di Bandara Adisutjipto selama periode libur Lebaran mengalami kenaikan 484 persen. (Dokumentasi Bandara Adisutjipto)

SLEMAN - Bandara Adisutjipto mencatatkan total pergerakan penumpang mencapai 10.671 penumpang. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 484 persen dibandingkan periode tahun lalu sebanyak 1.729 penumpang. Jumlah itu terhitung setelah bandara beroperasi selama 18 hari terhitung 13-30 Maret 2026.

General Manager Bandar Udara Adisutjipto Wibowo Cahyono Soekadi menjelaskan, pertumbuhan yang tinggi ini mencerminkan adanya pemulihan dan peningkatan minat masyarakat terhadap transportasi udara. Khususnya untuk rute-rute jarak pendek yang dilayani dari Bandara Adisutjipto. Pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan yang signifikan. Tercatat sebanyak 245 pergerakan pesawat atau tumbuh 354 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 54 penerbangan.

Baca Juga: Wasapada! BMKG Sebut Suhu Udara pada Musim Pancaroba Diprediksi Maksimal 33 Derajat Celcius 

"Kenaikan ini menunjukkan peningkatan frekuensi penerbangan sekaligus optimalisasi operasional maskapai," katanya lewat keterangan resmi yang diterima Radar Jogja Rabu (1/4).

Dari sisi pola pergerakan, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 atau tiga hari sebelum Lebaran dengan jumlah kedatangan mencapai 556 penumpang. Tingginya angka kedatangan pada periode ini disebut mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan menjelang hari raya.

Baca Juga: WFH Bukan Liburan, Pemkab Kulon Progo Segera Menyusun Skema WFH

Sementara untuk puncak arus balik tercatat pada 23 Maret 2026 atau sehari setelah Lebaran dengan jumlah keberangkatan sebanyak 507 penumpang. Ini menunjukkan percepatan mobilitas masyarakat untuk kembali ke kota asal aktivitas setelah perayaan Lebaran.

Selain itu, sejumlah maskapai turut mendukung peningkatan layanan dengan mengoperasikan penerbangan tambahan. Tercatat sebanyak 48 penerbangan tambahan telah direalisasikan guna mengakomodasi tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang solid dari seluruh stakeholder, baik internal maupun eksternal bandara," tambah Wibowo.

Baca Juga: Kronologi Terungkap: Praka Farizal Rhomadhon Terkena Serangan Mortir Israel Saat Salat Isya

Dominasi pergerakan penumpang disebut masih berada pada rute Halim Perdanakusuma, Jakarta. Dengan total mencapai 10.585 orang selama periode Lebaran. Sementara itu, rute Karimunjawa mencatatkan 32 penumpang. Dia menjelaskan, dominasi rute Jakarta masih menjadi karakteristik utama trafik di Bandara Adisutjipto. Namun, dengan pertumbuhan trafik yang terus menunjukkan tren positif, dia optimis ke depan semakin banyak pilihan rute baru yang dapat dikembangkan oleh maskapai.

"Ini turut mendorong optimisme operasional penerbangan dengan pesawat jenis ATR akan semakin diminati oleh masyarakat. Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan," sebutnya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Bandar Udara Adisutjipto #penerbangan #Bandara Adisutjipto #penumpang #lebaran