Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report

Gunung Merapi Siaga Level III, 148 Kali Gempa Guguran dan 3 Awan Panas Terjadi dalam Sehari

Iwa Ikhwanudin • 2026-03-29 07:26:33
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang.  (BPPTKG)
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang. (BPPTKG)

YOGYAKARTA – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan 28 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, tercatat sebanyak 148 kali gempa guguran dan 3 kali awan panas guguran (APG) yang meluncur sejauh hingga 1.900 meter. Status Gunung Merapi masih bertahan di Level III atau Siaga.

Sepanjang hari Sabtu (28/3), cuaca di puncak Merapi dilaporkan berawan hingga mendung dengan angin tenang yang bertiup ke arah selatan dan utara. Suhu udara berkisar antara 18,7 hingga 23,7 derajat celcius dengan kelembaban tinggi mencapai 99,6 persen. Tinggi muka air hujan tercatat 20 milimeter per hari.

Dari sisi visual, gunung terlihat jelas dengan kabut tipis hingga tebal. Asap kawah bertekanan sedang hingga lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang, mencapai ketinggian 25 hingga 150 meter di atas puncak kawah.

Baca Juga: Permainan Apolo Air Bisa Jadi Penumbuh Imajinasi bagi Anak-Anak

BPPTKG mencatat berbagai jenis gempa yang menggambarkan dinamika magma di dalam gunung. Sepanjang periode pengamatan, terjadi:

· 3 kali awan panas guguran dengan amplitudo 30–50 mm dan durasi 103,67–133,69 detik.

· 148 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–33 mm dan durasi 37,27–196,5 detik.

· 73 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2–40 mm, S-P 0,2–0,9 detik, durasi 7,11–58,27 detik.

· 2 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 15–30 mm dan durasi 10,03–13,6 detik.

· 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 18 mm dan durasi 36,93 detik.

Baca Juga: Apolo Air, Permainan Tradisional Jadul yang Edukatif dan Sarat Makna Filosofis  

Selain itu, petugas juga mengamati 28 kali guguran lava yang mengarah ke Kali Krasak, Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.900 meter. Sementara itu, tiga kali awan panas guguran meluncur ke arah Kali Krasak dan Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 1.400 meter.

Dengan status Siaga (Level III), BPPTKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara, potensi ancaman meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol sejauh 5 km. Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat diminta tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya.

4. Waspada terhadap bahaya lahar dan awan panas guguran (APG), terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Baca Juga: Sinergi Kuliner, Cetak, dan Kemasan: Tiga Pameran Besar Siap Sapa Publik Jogja April Mendatang

5. Antisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, tingkat aktivitas akan segera ditinjau kembali.

Masyarakat dapat memantau perkembangan terkini aktivitas Gunung Merapi melalui kanal resmi PVMBG dan BPPTKG. Data lengkap tersedia di laman https://magma.esdm.go.id serta media sosial PVMBG di https://linktr.ee/PVMBG.

Laporan disusun oleh petugas Yulianto dari BPPTKG – KESDM, Badan Geologi. Hingga berita ini ditayangkan, status Gunung Merapi masih berada di Level III (Siaga) dan belum ada perubahan rekomendasi. (iwa)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi hari ini #guguran lava pijar #awan panas guguran #Merapi Hari Ini #lava pijar