SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman meningkatkan kewaspadaan jelang libur Lebaran 2026. Salah satunya terhadap kasus-kasus maternal untuk bisa menekan angka kematian ibu dan anak saat Hari Raya Idul Fitri. Harapannya ada nol kasus kematian seperti tahun sebelumnya.
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama menjelaskan, salah satu upaya yang telah dilakukan adalah melakukan pendataan lewat Puskesmas bagi ibu-ibu yang memiliki hari perkiraan lahir saat Lebaran. Untuk nantinya bisa saling berkoordinasi antara Puskesmas pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (Poned). Sekaligus rumah sakit pelayanan obstetri neonatal emergensi komprehensif (Ponek).
Selain itu, perempuan yang tidak memiliki suami, hamil saat usia muda, maupun hamil saat usia tua. Kondisi-kondisi inilah yang turut jadi perhatian saat ini. "Ada juga yang meninggal saat sudah melahirkan. Peristiwa terjadi saat masa nifas," ucapnya.
Apabila nantinya ada kejadia kedaruratan selama lebaran, masyarakat bisa menghubungi Sleman Emergency Services (SES). Hal ini melalui nomor 0274-8609000. (del/eno)