Tak Ingin Kasus Tahun Lalu Terulang, Dinas Kesehatan Sleman Antisipasi Kasus Maternal Selama Lebaran

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Selasa, 10 Maret 2026 | 20:30 WIB

Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama

 

SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman meningkatkan kewaspadaan jelang libur Lebaran 2026. Salah satunya terhadap kasus-kasus maternal untuk bisa menekan angka kematian ibu dan anak saat Hari Raya Idul Fitri. Harapannya ada nol kasus kematian seperti tahun sebelumnya.

Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama menjelaskan, salah satu upaya yang telah dilakukan adalah melakukan pendataan lewat Puskesmas bagi ibu-ibu yang memiliki hari perkiraan lahir saat Lebaran. Untuk nantinya bisa saling berkoordinasi antara Puskesmas pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (Poned). Sekaligus rumah sakit pelayanan obstetri neonatal emergensi komprehensif (Ponek).

Selain itu, perempuan yang tidak memiliki suami, hamil saat usia muda, maupun hamil saat usia tua. Kondisi-kondisi inilah yang turut jadi perhatian saat ini. "Ada juga yang meninggal saat sudah melahirkan. Peristiwa terjadi saat masa nifas," ucapnya.

Apabila nantinya ada kejadia kedaruratan selama lebaran, masyarakat bisa menghubungi Sleman Emergency Services (SES). Hal ini melalui nomor 0274-8609000. (del/eno) 

Editor : Sevtia Eka Novarita
Sleman ponek dinkes sleman Hari Raya Idul Fitri libur lebaran puskesmas poned maternal Dinas Kesehatan (Dinkes)