SLEMAN - Penggerak akar rumput itu disebut Unit Mars 43. Unit ini menjadi basis masyarakat untuk mengawal program dan aspirasi, khususnya bagi warga di daerah pemilihan (dapil) 3 Kabupaten Sleman yang meliputi wilayah Ngemplak, Kalasan, dan Prambanan.
Nama Unit Mars 43 sendiri identik dengan pencetus sekaligus pendirinya. Dia adalah Marsono, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sleman asal Kadirojo, Purwomartani, Kalasan.
Marsono menjelaskan, Unit Mars 43 itu memang merupakan bagian dari inisial namanya. Angka 4 adalah nomor Partai Golkar. Sedangkan angka 3 merujuk pada nomor urutnya saat maju dalam bursa pemilihan calon legislatif (Pileg) 2024.
Unit Mars 43 memiliki tugas utama sebagai supporting body system terhadap usulan program/kegiatan/kebijakan publik yang dititipkan melalui Marsono. Khususnya program yang tertuang dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Sleman maupun bantuan keuangan khusus (BKK). Agar aspirasi masyarakat bisa terealisasi dan tersampaikan secara tepat dan akurat. "Unit ini nantinya akan memastikan bahwa program yang akan dilaksanakan sesuai aspirasi," ungkapnya
Tiap unit akan mengawal aspirasi masing-masing padukuhan. Sesuai kebutuhan. "Intinya supaya program pokir dan BKK tepat sasaran dan peruntukannya," tegas Marsono.
Saat ini Unit Mars 43 telah terbentuk di 30 padukuhan. "Anggota yang variatif. Namun didominasi anak-anak muda yang punya semangat tinggi," ujarnya.
Marsono sengaja melibatkan sebanyak mungkin anak muda dalam Unit Mars 43. Itu sekaligus sebagai sarana belajar bagi para pemuda untuk bersosial dan berkomunikasi. Dalam bidang apa pun. Meski mayoritas anggotanya anak muda, Marsono menekankan pentingnya kolaborasi dengan tokoh-tokoh masyarakat. Guna menciptakan sistem jaringan yang lebih kuat, luas, dan dinamis.
Marsono berharap, kehadiran anak-anak muda di dalam Unit Mars 43 mampu memberikan energi baru dalam mendata dan mengatasi permasalahan warga di lapangan secara lebih cepat dan melek teknologi. "Keberadaan unit ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan di masyarakat di wilayah Kalasan, Prambanan, dan Ngemplak secara tuntas," tutur anggota Komisi A DPRD Kabupaten Sleman ini.
Meski sudah menyiagakan Unit Mars 43, Marsono pun tetap aktif turun ke bawah untuk melihat persoalan sosial masyarakat secara langsung. Guna memecahkan masalah sekaligus mencarikan solusinya.
Termasuk memenuhi kebutuhan sarana kesehatan bagi warga miskin. Seperti alat bantu dengar, kursi roda maupun tempat tidur orang sakit dan lainnya. Ada pula bantuan biaya pendidikan dan beasiswa kuliah. (yog)
Editor : Sevtia Eka Novarita