Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi Menggeram Kembali: 83 Guguran Lava dan 72 Gempa Hybrid Mengguncang dalam 24 Jam! Status Siaga Level III Dipertahankan

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 7 Maret 2026 | 05:15 WIB

Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.

SLEMAN – Gunung Merapi kembali menunjukkan taringnya! Pada Jumat, 6 Maret 2026, raksasa vulkanik di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini mencatat aktivitas yang mengkhawatirkan sepanjang periode pengamatan 00.00–24.00 WIB. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan 83 kali guguran disertai 72 kali gempa hybrid/fase banyak, tanda bahwa suplai magma di bawah puncak masih mengalir deras dan siap memicu bahaya lebih besar.

Puncak setinggi 2.968 mdpl itu tertutup kabut tebal level 0-II hingga 0-III, membuat asap kawah sulit teramati. Cuaca mendung hingga hujan deras dengan curah 10 mm/hari menambah ketegangan—hujan deras berpotensi memicu banjir lahar dingin yang mematikan di lereng-lereng Merapi.

Getaran Mencekam dari Perut Bumi:

- Guguran: 83 kali (amplitudo 2–29 mm, durasi hingga lebih dari 3 menit!)

- Hybrid/Fase Banyak: 72 kali (amplitudo hingga 37 mm, durasi hingga 55 detik)

- Vulkanik Dangkal: 4 kali (amplitudo mencapai 80 mm!)

- Tektonik Jauh: 1 kali

Suplai magma yang tak henti-hentinya ini meningkatkan ancaman awan panas guguran (APG) yang bisa meluncur deras kapan saja. Zona bahaya utama tetap:

- Sektor selatan-barat daya → Sungai Boyong (maks. 5 km), Bedog, Krasak, Bebeng (maks. 7 km)

- Sektor tenggara → Sungai Woro (maks. 3 km), Gendol (5 km)

- Lontaran material eksplosif → Radius 3 km dari puncak jika letusan besar terjadi

Peringatan Keras BPPTKG:

1. Dilarang beraktivitas di seluruh kawasan potensi bahaya—nyawa taruhannya!

2. Waspadai lahar dan awan panas guguran yang bisa datang tiba-tiba saat hujan deras mengguyur lereng.

3. Siapkan masker dan antisipasi gangguan abu vulkanik yang bisa menyelimuti wilayah sekitar.

4. Pantau terus—jika aktivitas melonjak drastis, status bisa naik sewaktu-waktu.

Meski belum ada letusan eksplosif besar, getaran dan guguran yang intens ini mengingatkan kita semua: Merapi tidak pernah tidur. Masyarakat di Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten diminta tetap tenang tapi super waspada, ikuti arahan pemerintah desa dan BPPTKG tanpa terkecuali.

Keselamatan jiwa rakyat adalah yang utama. Jangan anggap remeh geraman Merapi—satu langkah salah bisa berakibat fatal!

Pantau update real-time di https://magma.esdm.go.id atau akun resmi PVMBG. Tetap sigap, tetap aman! (iwa) 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi hari ini #awan panas guguran #Merapi Hari Ini #lava pijar gunung merapi