Korban merupakan perempuan berinisial R.S (24), mahasiswa warga negara Indonesia.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, korban ditemukan dalam kamar dengan kondisi tergantung menggunakan kain berwarna merah.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah saksi berinisial R.F. mencium bau tidak sedap dari arah kamar korban. Lalu melaporkannya kepada pemilik kos berinisial B.R.
"Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Salamun dalam keterangan resmi, Senin (2/3).
Salamun menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis Puskesmas Depok II, ditemukan tanda-tanda bahwa korban diperkirakan telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain ciri-ciri yang mengarah pada dugaan meninggal dunia akibat gantung diri.
Petugas kemudian melakukan olah TKP.
Termasuk mengamankan barang bukti berupa sehelai kain berwarna merah dan satu unit telepon genggam, serta mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.
Salamun menyebut, Polresta Sleman telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Sekaligus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
"Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif," tambahnya. (del)
Editor : Bahana.