Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi Siaga! Terjadi 17 Kali Guguran Lava ke Arah Barat Daya, Jarak Luncur Capai 1.800 Meter

Iwa Ikhwanudin • Senin, 2 Maret 2026 | 06:17 WIB

Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.
Ilustrasi Awan panas guguran gunung Merapi.

SLEMAN – Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta masih menunjukkan intensitas yang tinggi. Berdasarkan laporan periodik pengamatan pada Minggu, 1 Maret 2026, tercatat terjadi belasan kali guguran lava pijar dengan jarak luncur yang cukup signifikan.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat sebanyak 17 kali guguran lava meluncur ke arah Barat Daya, tepatnya menuju Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Sat/Putih. Jarak luncur maksimum terpantau mencapai 1.800 meter (1,8 km).

Detail Aktivitas Kegempaan

Dalam laporan yang disusun oleh penyusun laporan Ngadiyo dan Tri Mujiyanta, aktivitas kegempaan Merapi didominasi oleh gempa guguran dan fase banyak. Berikut rincian datanya:

Gempa Guguran: 86 kali (Amplitudo 2-30 mm).

Hybrid/Fase Banyak: 72 kali.

Vulkanik Dangkal: 1 kali.

Tektonik Jauh: 4 kali.

"Secara visual, gunung terlihat jelas meski sempat tertutup kabut. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal setinggi 25 meter di atas puncak," tulis laporan resmi MAGMA-VAR tersebut.

Kondisi Meteorologi di Puncak

Cuaca di sekitar Gunung Merapi terpantau bervariasi antara cerah, berawan, hingga mendung. Suhu udara berada di kisaran 18.8-26.1 °C dengan kelembaban 70.7-99 %. Masyarakat juga diminta waspada karena sempat tercatat curah hujan sebesar 4 mm per hari di area puncak.

Rekomendasi Keamanan: Level III (Siaga)

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga). BPPTKG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat dan wisatawan:

Sektor Berbahaya: Hindari aktivitas di alur Sungai Boyong (maksimal 5 km), Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (maksimal 7 km), serta Sungai Woro (3 km) dan Sungai Gendol (5 km).

Radius Erupsi: Lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Ancaman Lahar: Masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar dingin dan Awan Panas Guguran (APG), terutama saat terjadi hujan di area hulu.

Gangguan Abu: Siapkan perlengkapan pelindung diri (masker) untuk mengantisipasi gangguan abu vulkanik.

BPPTKG menegaskan bahwa suplai magma masih berlangsung, yang sewaktu-waktu dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan kegiatan apa pun di zona merah yang telah ditetapkan. (iwa) 

Sumber Data: MAGMA-VAR (KESDM, Badan Geologi, PVMBG)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi hari ini #awan panas guguran #Merapi Hari Ini #lava pijar