Para peziarah saat mengikuti kegiatan El Camino, Ziarah Iman Bersama Membangun Pengharapan
SLEMAN - Semangat spiritualitas menyelimuti kawasan perbukitan Menoreh Sabtu (28/2). Puluhan umat Katolik berkumpul untuk mengikuti kegiatan ziarah jalan kaki yang bertajuk El Camino, Ziarah Iman Bersama Membangun Pengharapan.
Perjalanan suci ini mengambil rute simbolis yang menghubungkan dua titik spiritual penting di wilayah DIY, yakni dimulai dari Taman Doa Maria Oblat di Blotan, Sleman dan berakhir di Gua Maria Sendangsono.
Salah satu koordinator acara Romo Eko Saktio menjelaskan, kegiatan ini memiliki tema Membangun Pengharapan. Tema itu terinspirasi dari tradisi Camino de Santiago di Spanyol, di mana para peserta diajak untuk tidak hanya sekadar berjalan secara fisik, tetapi juga melakukan refleksi batin sepanjang rute yang ditempuh.
"El Camino bukan sekadar olahraga atau jalan sehat. Ini adalah bentuk doa yang bergerak. Kita meninggalkan kenyamanan sejenak untuk mencari kedekatan dengan Sang Pencipta melalui alam dan sesama peziarah," katanya.
Romo Eko menjelaskan, kegiatan ini dimulai sejak pagi hari dari Taman Doa Maria Oblat, para peziarah melintasi jalur yang menawarkan pemandangan asri sekaligus menantang. Penggunaan tas punggung dan tongkat jalan oleh para peserta menambah kesan autentik dari ziarah panjang ini.
Langkah kaki dimulai dari Taman Doa Maria Oblat, tempat peserta mengawali langkah dengan doa bersama. Peserta melintasi jalur perbukitan yang melambangkan lika-liku kehidupan iman. Hingga titik finish di Gua Maria Sendangsono, di tempat ini peserta disambut dengan suasana tenang untuk melakukan devosi dan misa penutup.
Selain aspek personal, kegiatan ini juga bertujuan mempererat persaudaraan antarumat. Sepanjang perjalanan, terlihat para peziarah saling membantu dan berbagi sapa, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental di bawah naungan cahaya matahari yang hangat.
"Kami sangat senang bisa menyelesaikan peziarahan perdana meskipun banyak tantangan," tegasnya.
Sementara salah satu peziarah Hartoyo mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Menurutnya berjalan bersama seperti ini membuat beban terasa lebih ringan.
"Kami saling menguatkan, sesuai dengan tema kita hari ini yaitu membangun pengharapan bersama-sama," jelasnya.
Tak hanya itu, Hartoyo juga berharap kegiatan seperti ini bisa terulang kembali di tahun-tahun berikutnya. Sebab baginya kegiatan ini memiliki pengalaman yang luar biasa bagi para peziarah. "Sungguh luar biasa bagi kami," tandasnya. (ayu)