SLEMAN - Padat karya infrastruktur dilaksanakan dalam rangka penyerapan tenaga kerja sementara. Program dilakukan dalam jangka waktu tertentu khususnya saat musim sepi kerja. Sasarannya adalah para penganggur, setengah penganggur, maupun masyarakat miskin.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas menjelaskan, program ini juga bertujuan untuk membangun prasana penunjang aktivitas warga. Agar dapat mendukung akses terhadap sumber daya, fasilitas, maupun potensi setempat. Pada 2026 ini padat karya akan menyasar 144 lokasi. Dengan anggaran Rp19,1 miliar. Baik itu dari ABPD murni, pokir dewan, maupun BKK DIY. Editor : Sevtia Eka Novarita