Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Status Gunung Merapi Tetap Siaga Level III, Sebanyak 16 Guguran Lava Teramati Meluncur ke Arah Barat Daya

Editor Content • Minggu, 22 Februari 2026 | 03:44 WIB

Merapi luncurkan Wedhus Gembel atau Awan panas guguran (APG) Minggu (8/2/2026) pukul 03.01 WIB. Tertekam dari CCTV Jurangjero.
Merapi luncurkan Wedhus Gembel atau Awan panas guguran (APG) Minggu (8/2/2026) pukul 03.01 WIB. Tertekam dari CCTV Jurangjero.

SLEMAN - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi (2.968 mdpl) pada periode pengamatan 21 Februari 2026 pukul 00.00–24.00 WIB masih tinggi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan level aktivitas tetap di Siaga (Level III) dengan dominasi guguran lava ke sektor barat daya.

Kondisi Meteorologi

Cuaca di sekitar Merapi terpantau berawan hingga hujan dengan suhu udara 18,9–26,9 °C, kelembaban 68,5–99 persen, dan tekanan udara 870,9–914,8 mmHg. Angin bertiup lemah ke arah timur.

Visual Gunung

Gunung terlihat jelas meski sesekali tertutup kabut. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal, setinggi 20–25 meter di atas puncak.

Data Kegempaan

- Guguran: 73 kali (amplitudo 2–19 mm, durasi 26–149 detik)  

- Hybrid/Fase Banyak: 80 kali (amplitudo 2–36 mm, durasi 13–58 detik)  

- Tektonik Jauh: 3 kali (amplitudo 3–26 mm, durasi 25–80 detik)

Selain itu, teramati 16 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter.

Potensi Bahaya

BPPTKG menegaskan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya, meliputi:  

Baca Juga: Bulan Ramadan Momentum Perbaiki Pola Hidup, tapi Pakar Gizi Ingatkan Risiko Surplus Kalori

- Sungai Boyong (maksimal 5 km)  

- Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (maksimal 7 km)  

- Sungai Woro (maksimal 3 km)  

- Sungai Gendol (maksimal 5 km)  

Material vulkanik dari letusan eksplosif juga berpotensi menjangkau radius 3 km dari puncak.

Rekomendasi BPPTKG

1. Masyarakat dilarang beraktivitas di daerah potensi bahaya.  

2. Waspada awan panas guguran (APG) dan lahar hujan.  

3. Antisipasi gangguan abu vulkanik.  

4. Tingkat aktivitas akan ditinjau kembali bila terjadi perubahan signifikan.  

Sumber Resmi

Laporan ini disusun oleh Ngadiyo dan Tri Mujiyanta berdasarkan data KESDM, Badan Geologi, PVMBG, BPPTKG. Informasi lengkap dapat diakses melalui MAGMA Indonesia dan kanal resmi PVMBG. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi hari ini #guguran awan panas #Gunung Merapi #awan panas guguran #Merapi Hari Ini #Erupsi Merapi #lava pijar