SLEMAN - Seekor burung hantu jenis Serak Jawa nyaris meregang nyawa setelah terperangkap di jaring gawang sebuah lapangan bola di Kabupaten Sleman. Dalam kondisi lemas dan stres, satwa nokturnal tersebut berhasil diselamatkan oleh Dosen Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) Masrur Alatas.
Masrur melihat burung tersebut tidak dapat melepaskan diri dari lilitan jaring. Kondisinya tampak kelelahan akibat upaya berulang untuk keluar dari jeratan. Usai dilepaskan hati-hati, burung sempat di tempatkan di kandang sementara.
Dalam kondisi stres, burung tersebut menolak pakan daging ayam maupun jangkrik. Saat diberikan burung emprit hidup, akhirnya baru mau makan dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Selanjutnya, diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta pada Rabu (18/2).
Sementara itu, Kepala Resor KSDA Wilayah Sleman Kota Giyono turut mengapresiasi atas kepedulian dan tindakan cepat dalam penyelamatan satwa tersebut. Serak Jawa diserahkan pada BKSDA Yogyakarta sesuai prosedur konservasi. Satwa kemudian dibawa ke UPS Bunder guna menjalani observasi dan pemantauan kesehatan lebih lanjut sebelum diputuskan langkah selanjutnya.