SLEMAN - Hujan deras dan angin kencang turut terjadi di Kabupaten Sleman Senin (16/2) lalu. Peristiwa ini menyebabkan pohon tumbang, longsor, hingga atap beterbangan. Termasuk menyebabkan tiga orang luka-luka.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Raden Haris Martapa menjelaskan, tiga orang tersebut terluka karena tertimpa bangunan joglo yang roboh. Beralamat di Ngawen Ringinsari, Maguwoharjo, Depok, Sleman. "Joglo roboh menimpa tiga pekerja. Dua warga Kebumen dan satu warga Wonosari," sebutnya dikonfirmasi Selasa (17/2).
Baca Juga: Kawasan Sumbu Filosofi Terus Digenjot Jadi Destinasi Sport Tourism Lari, Kini Tak Lagi Jadi Magnet Wisatawan tapi Pecinta Olahraga Lari
Korban atas nama Hendra Dwi mengalami fraktur dan luka yang harus mendapat delapan jahitan. Lalu korban Tria Rifki Romadhoni megalami cedera kepala ringan dan fraktur. Lalu Dwi Wasto yang juga mengalami fraktur.
Haris menjelaskan, ketiganya memiliki BPJS aktif dan saat ini dirawat di RS Hermina. Kalau pun tidak memiliki asuransi kesehatan, biaya perawatan bisa diganti oleh pemkab sesuai dengan Perbup 56 tentang Pengelolaan Bantuan Bencana.
Baca Juga: Penanganan Ekstra akibat Jalur Grobogan—Semarang Putus, Ahmad Luthfi Instruksikan Percepat Pemasangan Jembatan Armco
Haris juga menyebut, ada tujuh kejadian longsor kemarin. Ada yang menutup akses jalan, kandang sapi, gorong-gorong, hingga rumah warga. Paling banyak terjadi di Kapanewon Prambanan. Selain itu, ada 35 titik yang terdampak angin kencang. Pohon yang tumbang menimpa rumah warga, jaringan internet, kandang kelompok, dan menutup akses jalan.
"Kami masih terus melakukan pendataan. Kemungkinan ada perkembangan lagi," tambahnya.
Haris juga mengingatkan, saat ini masih sering terjadi hujan deras dan angin kencang. Harapannya masyarakat yang memiliki pohon tinggi atau sudah lapuk bisa dilakukan pemangkasan. Termasuk bisa mencermati aliran air dan got. Jika tersumbat bisa dilakukan pembersihan agar tidak terjadi banjir.
Baca Juga: Kapan Mulai Puasa? Penetapan Awal Puasa 2026 Diputuskan dalam Sidang Isbat Hari Ini
"Terus waspada dan memantau perkiraan cuaca. Kalau hujan berteduh dulu untuk antisipasi ketika ada petir," pesannya. (del/eno)