Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mayoritas Siswa Tidak Mengikuti TKA di Sleman Adalah Penyandang Disabilitas

Delima Purnamasari • Senin, 16 Februari 2026 | 19:15 WIB

 

 

Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Sleman Akhmad Ritaudin
Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Sleman Akhmad Ritaudin
 

SLEMAN - Tes kompetensi akademik (TKA) adalah asesmen sukarela bagi para siswa sekolah. Di Kabupaten Sleman, mayoritas yang tidak mengikutinya adalah para siswa penyandang disabilitas.

"Rata-rata anak berkebutuhan khusus atau ABK. Tapi kalau ingin ikut, tetap dilayani," kata Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Akhmad Ritaudin saat dikonfirmasi Senin (16/2). 

TKA ini tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan. Untuk prosedur izinnya, orang tua cukup membuat surat pernyataan kalau anak tidak ikut TKA dan akan diinput ke aplikasi.

Nantinya juga tidak ada penugasan pengganti. Akhmad menjelaskan, sampai saat ini masih dilakukan pendataan terkait jumlah siswa yang izin tidak ikut TKA ini. Direncanakan 28 Februari baru akan tampak untuk jumlahnya.

Akhmad mengatakan, adanya siswa disabilitas maupun tidak disabilitas yang belum bisa membaca memang jadi tantangan tersendiri. Terlebih, jika sudah duduk di kelas tiga dan empat. Untuk itu saat waktu pembelajaran sekolah usai biasanya akan dilakukan pendampingan khusus. Agar nantinya ketika ingin ikut serta TKA menjadi lebih siap. 

 

"Kami juga lakukan tryout dua kali agar anak siap dengan aplikasi dan soal. Ini bukan untuk membebani," tambahnya. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#anak berkebutuhan khusus #Tes Kompetensi Akademik #Selman #asesmen #Dinas Pendidikan (Disdik) #ABK #Siswa #Sekolah #tka #penyandang disabilitas