SLEMAN – Sebanyak 1.082 titik wifi gratis tingkat padukuhan di Slemen dimatikan sementara. Jumlah itu, dari total 1.212 titik, kini menyisakan 130 lokasi Wi-Fi yang masih hidup.
Ini dalam rangka Pemkab Sleman melakukan penataan program Wi-Fi gratis. Ditargetkan awal Mei mendatang sudah bisa diakses kembali seperti biasa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman Budi Santosa mengatakan, ribuan titik Wi-Fi yang dimatikan ini dilakukan sejak akhir Desember 2025 hingga April 2026.
Sementara, untuk lokasi yang masih hidup karena menggunakan infrastruktur dari diskominfo sendiri.
Mayoritas berada di daerah pelosok Sleman karena dulunya tidak memiliki jaringan atau masuk blind spot.
Sementara yang dimatikan merupakan insfrastruktur dari internet service provider (ISP) yang sebelumnya disewa.
"Yang disambung diskominfo ini tidak terpengaruh oleh kontrak. Sementara sisanya ini karena kontraknya putus jadi dimatikan," katanya, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: Subsidi Disetop, Lansia Sleman Kini Harus Mandiri untuk Sekolah dan Wisuda
Salah satu fokus utama dalam penataan ini adalah untuk memetakan potensi ISP di tiap-tiap lokasi.
Agar nantinya bisa disesuaikan dengan ketersediaan dan tidak hanya dikuasai oleh satu atau dua ISP tertentu saja.
Penempatan titik Wi-Fi gratis ini juga akan dievaluasi. Fokusnya akan dipasang di tempat umum atau ruang publik. Di antaranya masjid, balai RT, balai padukuhan, hingga pos ronda.
"Konsep yang harus diluruskan ini satu padukuhan minimal satu lokasi Wi-Fi dengan jangkauan terbatas di ruang publik," tegasnya.
Baca Juga: Penilaian Ombudsman RI Perwakilan DIY 2025: Nilai Polri Terendah dalam Aspek Kepercayaan Publik di DIY Dibanding Instansi Ini
Budi menyebut, untuk operasional Wi-Fi gratis ini disiapkan anggaran sejumlah Rp 2,4 miliar.
Targetnya ketika nanti sudah beroperasi bisa hidup minimal ada 1.212 titik kembali, kalau pun mencukupi jumlahnya bisa lebih.
Dia yakin kualitas jaringannya juga lebih baik dibandingkan periode yang lalu.
Baca Juga: Waspada! Terdeteksi Belokan Angin, Hujan Petir Diprediksi Merata di DIY hingga Akhir Pekan: Ini Imbauannya..
Sementara itu, salah satu warga Sleman yang menggunakan layanan Wi-Fi gratis, Ngadikem mengaku, menggunakan fasilitas ini untuk berkomunikasi.
Layanan ini bisa diakses 24 jam penuh dan tidak perlu memasukkan password apapun. "Untuk jaringannya bisa jarak sekitar 20 meter," tambahnya. (del/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita