Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Mio dan seorang pejalan kaki yang saat kejadian berada di sekitar jembatan.
Sepeda motor Yamaha Mio dikendarai oleh seseorang pria inisial F.A.Z. (22) dengan penumpang perempuan inisial A.T.D. (21).
"Keduanya melaju dari arah utara menuju selatan," kata Salamun lewat keterangan tertulis, Jumat (16/1).
Dia menyebut, berdasarkan keterangan awal di lapangan, sesampainya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga kurang konsentrasi. Jadi, kendaraan oleng ke kiri dan membentur tembok jembatan.
Akibat benturan tersebut, pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh ke badan jalan. Sementara sepeda motor terpental dan mengenai seorang pejalan kaki yang sedang berada di lokasi, yakni pria inisial G (55).
"Benturan keras tersebut mengakibatkan sepeda motor bersama pejalan kaki terjatuh ke dalam sungai di bawah jembatan," kata Salamun.
Dalam peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka serius dan langsung mendapatkan perawatan medis di RSUD Sleman.
Sementara itu, penumpang sepeda motor serta pejalan kaki dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Selanjutnya, langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda DIJ.
Petugas Satlantas Polresta Sleman yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian.
Baik itu untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, berkoordinasi dengan unit terkait, serta melakukan pendataan saksi-saksi.
Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan kondisi korban di rumah sakit dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.
Salamun menambahkan, akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah.
Khususnya pada bagian bodi depan dengan estimasi kerugian materiel sekitar Rp3 juta. Hingga saat ini, peristiwa ini masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polresta Sleman guna mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan. (del)
Editor : Bahana.