SLEMAN - Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah akan menyalurkan dua ribu buku bacaan anak ke korban bencana Aceh dan Sumatra. Bantuan ini menyasar belasan TK ABA yang mengalami kerusakan berat di tiga provinsi terdampak.
Ketua LBSO PP Aisyiyah Wiwied Widyastuti menyebut, hampir semua pojok pustaka di TK ABA wilayah terdampak hancur. "Kami masuk dari sisi pustaka anak untuk membantu mereka membangun kembali pojok bacanya," katanya di sela acara Festival Seni dan Budaya Aisyiyah 2025 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Sabtu (10/1).
Langkah ini, kata Widyastuti, bukan sekadar memberikan tumpukan kertas. Program ini dirancang sebagai bagian dari pemulihan psikososial anak-anak penyintas bencana.
Melalui buku-buku tersebut, diharapkan para guru bisa kembali menghidupkan suasana belajar yang ceria melalui metode storytelling.
Selain itu, lanjut Widyastuti, donasi buku ini juga merupakan hasil kolektif dari partisipasi pengurus dan anggota Aisyiyah di seluruh wilayah. Menariknya, bantuan ini sengaja diberikan dalam bentuk fisik buku anak agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh siswa.
"Targetnya ada 10 hingga 15 TK yang terdampak berat. Lewat buku, kami ingin anak-anak bisa memulai kembali rutinitas mereka dengan literasi yang menyenangkan," lontarnya.
Terkait jadwal pendistribusian, Widyastuti mengatakan jika LBSO PP Aisyiyah menargetkan seluruh koleksi buku tersebut sudah sampai di tangan para guru pada akhir bulan ini. Rencananya, pengiriman massal akan dilakukan pada 20 Januari mendatang. Bertepatan dengan agenda kunjungan PP Aisyiyah untuk meresmikan sejumlah fasilitas bantuan lainnya di wilayah terdampak.
"Fokus kami jelas, yakni menghadirkan kembali koleksi buku anak dan mendirikan kembali pojok pustaka di TK yang terdampak," tandasnya. (ayu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita