Posko natal dan tahun baru (nataru) ini dilaksanakan selama 21 hari. Mulai tanggal 15 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026.
General Manager Bandar Udara Adisutjipto Wibowo Cahyono Soekadi menjelaskan, selama periode posko ini Bandar Udara Adisujtipto mencatatkan trafik sejumlah 13.117 penumpang.
Naik 123 persen dibandingkan posko nataru sebelumnya yang mencapai 5.880 penumpang.
Sementara untuk jumlah penerbangan pesawat sebanyak 308 penerbangan. Ini meningkat 152 persen dibanding tahun lalu sejumlah 122 penerbangan.
Pada periode nataru kali ini sejumlah maskapai juga mengajukan ekstra penerbangan dengan total sebanyak 70 penerbangan.
"Kami menyampaikan apresiasi pada semua pihak yang mendukung kelancaran posko pelayanan angkutan udara periode nataru kali ini," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (5/1).
Dia menyebut, Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandar Udara Adisutjipto didukung seluruh stakeholder.
Hingga akhirnya aspek keselamatan dan keamanan penerbangan dapat sesuai dengan program safety, security, services, dan compliance (3S +1C). Dengan demikian, kinerja operasional bandara dengan catatan zero accident dapat dipertahankan.
Secara keseluruhan, untuk trafik selama tahun 2025 dari Januari sampai Desember, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 139.699 penumpang.
Angka ini meningkat sepuluh persen dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 126.757 penumpang.
Sedangkan untuk pergerakan pesawat mencapai 3.319 penerbangan. Angka ini juga meningkat 31 persen jika dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.536 penerbangan.
Wibowo menjelaskan rute penerbangan tertinggi dari Bandara Adisutjipto masih dari dan menuju Jakarta.
Jumlahnya mencapai 137.884 penumpang. Selanjutnya rute Karimunjawa sebanyak 759 penumpang. Sisanya terbagi rute penerbangan Bandung, Pangandaran, Surabaya, dan lainnya.
"Semakin bertambahnya trafik kami berharap akan bertambah pula rute baru yang disediakan oleh maskapai. Jadi menambah pilihan pernerbangan dari Bandara Adisutjipto," katanya. (del)
Editor : Bahana.