SLEMAN - Curah hujan yang tinggi sebagai bagian dari dampak cuaca ekstrem turut berdampak pada dua pasar di Kabupaten Sleman, yakni Pasar Sambilegi di Maguwoharjo, Depok dan Pasar Potrojayan di Madurejo, Prambanan. Keduanya mengalami rusak sedang sehingga mengakibatkan aktivitas sebagian pedagang dan pembeli terganggu.
Kepala Bidang Pengelolaan Fasilitas Perdagangan Tradisional Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Purwoko Haryadi menyebut, telah melakukan identifikasi terkait kerusakan pada dua pasar tersebut.
Dilaporkan Pasar Potrojayan mengalami kerusakan berupa ambrolnya plafon musala. Hujan dan angin disebut mengakibatkan daun berterbangan dan menyumbat talang air pada atap musala.
"Karena tersumbat air hujan dengan volume yang banyak dan durasi lama jadi membludak ke talang anak dan masuk ke atas plafon area musala maupun kamar mandi," jelasnya.
Baca Juga: Mahasiswa Amikom Yogyakarta Dorong Branding KWT Padukuhan Biro Lewat Media Sosial
Hal serupa juga terjadi di Pasar Sambilegi. Usai dilakukan identifikasi kerusakan, ternyata air talang membludak ke area tlasaran di bawah talang.
Sementara itu, Kepala Disperindag Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menjelaskan, sudah melakukan koordinasi dan telah memerintahkan untuk melakukan penanganan pembersihan segera. Termasuk melakukan perbaikan plafon dan talang air musala Pasar Potrojayan. Sekaligus memerintahkan untuk mengganti instalasi talang yang saat ini bermasalah di Pasar Sambilegi dengan spek yang lebih memadai.
"Saya juga sudah minta untuk terus melakukan pemantauan secara intens di pasar-pasar di bawah UPTD I, II, III dan IV," terangnya.
Baca Juga: Franco Ramos Nikmati Semua Pengalaman Bersama PSIM Jogja di Super League; dari Stadion Penuh hingga tanpa Penonton
Dia menyebut, tim kebersihan turut diperintahkan untuk melakukan pengecekan talang-talang area pasar. Untuk bisa mengantisipasi kejadian serupa terutama pasar yang berada di daerah Turi, Prambanan, dan Balangan. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita