Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sebanyak 22 Mahasiswa UNISA Diduga Alami Keracunan, Muntah-muntah dan Mesti Dirujuk ke Rumah Sakit

Delima Purnamasari • Sabtu, 3 Januari 2026 | 14:12 WIB
Ilustrasi Mahasiswa keracunan dan dilarikan rumah sakit.
Ilustrasi Mahasiswa keracunan dan dilarikan rumah sakit.

SLEMAN - Sebanyak 22 mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengalami gejala keracunan berupa muntah-muntah.

Mereka adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan yang sedang melaksanakan studi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 29 Desember 2025 di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ghrasia Pakem.

Dugaan keracunan berasal dari snack yang dikonsumsi oleh mahasiswa saat kegiatan berlangsung.

Pada Selasa (30/12/2025) seluruh mahasiswa yang diduga mengalami keracunan tersebut telah mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke beberapa rumah sakit.

Di antaranya di RSJ Grasia tujuh orang, RS Sakinah Idaman satu orang, RS Queen Latifa delapan orang, RS Condong Catur satu orang, RS PKU Muhammadiyah Gamping empat orang, dan RSUD Sleman satu orang.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Kesehatan UNISA Yogyakarta, Wantonoro menyampaikan, pihak kampus terus memantau kondisi para mahasiswa secara intensif.

UNISA Yogyakarta memastikan telah mengelola dan menangani seluruh mahasiswa terdampak secara maksimal.

Mulai dari proses evakuasi hingga pendampingan selama perawatan di masing-masing rumah sakit.

"UNISA Yogyakarta bertanggung jawab penuh terhadap mahasiswa yang terdampak.

Seluruh mahasiswa telah mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan, baik rawat jalan maupun rawat inap," terangnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (3/1/2025).

Baca Juga: Arne Slot Gambarkan Liverpool di Musim Ini Seperti Pertarungan Yang Tiada Henti

Dia menyebut, saat ini kondisi para mahasiswa dalam keadaan baik dan stabil.

Pihak kampus juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menelusuri sumber dugaan keracunan.

Sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Dia menegaskan, kampus berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan seluruh mahasiswa dalam setiap kegiatan akademik maupun non-akademik.

"Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSJ Grasia, Akhmad Akhadi menjelaskan akan melakukan jumpa pers bersama pihak universitas pada pekan depan.

Seluruh informasi mengenai kejadian ini akan disampaikan lewat forum tersebut. (del)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#keracunan #Fakultas Ilmu Kesehatan #mahasiswa unisa #gejala keracunan #rumah sakit