Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Lagi Hanya ASN, PMI Sleman Kini Sasar Toko Modern demi Kejar Target Rp1,5 Miliar

Delima Purnamasari • Kamis, 1 Januari 2026 | 20:30 WIB

 

 

Penutupan bulan dana PMI Sleman.   
Penutupan bulan dana PMI Sleman.  

SLEMAN - Perolehan bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman ditargetkan naik.

Dari perolehan 2025 sebesar Rp 1,1 miliar menjadi Rp 1,5 miliar pada 2026. Sehingga, akan dilakukan berbagai strategi.

Ketua Bulan Dana 2026 Abu Bakar menjelaskan, peningkatan ini memungkinkan mengingat kondisi ekonomi yang dinilai mulai pulih.

Sekaligus inflasi yang dapat terkendali. Rencananya dia akan menyasar toko modern maupun apotek untuk berkolaborasi dalam program ini.

Termasuk menyasar program tanggung jawab sosial perusahaan.

"Jadi kami sisir. Amanah yang diberikan akan saya maksimalkan sesuai tugas dan fungsinya," terang Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman ini dalam penutupan bulan dana 2025, Rabu (31/12/2025) lalu.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Sleman Mafilindati Nuraini menjelaskan, memang banyak mitra yang belum disasar dalam program ini.

Dengan Kepala BKAD yang jadi ketua, dia optimistis akan ada peningkatan perolehan bulan dana.

Dia menjelaskan, anggaran bulan dana ini digunakan untuk menunjang operasional dan program PMI.

Misalnya, untuk menjalankan posko 24 jam, emergency call, hingga layanan kemanusiaan.

Walau demikian, dana yang ada saat ini sebenarnya masih jauh dari kebutuhan di lapangan.

PMI mesti mencari penghasilan dari unit lain, seperti klinik pratama maupun program diklat.

"Memang perlu sinergi karena kami tidak ada anggaran langsung dari APBN maupun PMI Pusat," katanya.

Baca Juga: Tatap Pariwisata 2026, GIPI DIY Prediksi Perjalanan Pendek dan Waktu Singkat Jadi Favorit Wisatawan

Program bulan dana dilaksanakan lewat pemberian kupon yang nominalnya beragam. Dari Rp 2.000 hingga Rp 50.000.

Termasuk pemasangan kotak kaca di berbagai tempat maupun QRIS. Sasarannya selama ini adalah ASN, anggota dewan, lembaga keuangan, hotel, restoran, wisatawan, lembaga pendidikan, hingga pemohon layanan di Samsat maupun DPMPTSP.

"Jadi kami kirim lengkap proposal, berita acara, termasuk pertanggungjawabannya dengan laporan yang akuntabel," katanya. (del/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Sleman #apotek #bulan dana pmi #Toko Modern