Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diduga Akan Tawuran, Pelajar SMP Gelar Konvoi Usai Kegiatan Futsal: Polresta Sleman Beri Penjelasan Begini

Delima Purnamasari • Senin, 29 Desember 2025 | 20:43 WIB
Ilustrasi pelajar SMP Konvoi
Ilustrasi pelajar SMP Konvoi

SLEMAN - Polresta Sleman melalui jajaran Polsek Ngaglik menindaklanjuti beredarnya video di media sosial terkait rombongan remaja yang diduga akan melakukan tawuran.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, tindak lanjut dilaksanakan pada Minggu (28/12) sekitar pukul 18.00.

Gabungan piket fungsi Polsek Ngaglik mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengumpulan bahan keterangan. Sekaligus berkoordinasi dengan Polsek Ngemplak guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

"Dari hasil koordinasi tersebut diketahui bahwa beberapa remaja telah lebih dahulu diamankan oleh Polsek Ngemplak," jelas Salamun lewat keterangan tertulis, Senin (29/12).

Dia menyebut, remaja yang diamankan berjumlah tiga orang. Seluruhnya merupakan pelajar tingkat SMP di wilayah Kapanewon Cangkringan.

Berdasarkan hasil pendalaman, sebelum kejadian diketahui terdapat kegiatan pertandingan futsal antara pelajar SMP yang berlangsung di Lapangan Meteor Besi pada pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Usai pertandingan, terdapat beberapa rombongan remaja yang bergerak bersama.

Hanya saja menunjukkan perilaku arogan di jalanan sehingga menimbulkan keresahan masyarakat.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan, dipastikan tiga remaja yang diamankan tidak membawa senjata berbahaya seperti yang dituduhkan.

Termasuk tidak terlibat dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas sebagaimana disebutkan dalam unggahan media sosial. Ketiganya diketahui hanya ikut dalam rombongan tersebut.

"Polsek Ngaglik berkoordinasi dengan fungsi humas untuk meluruskan pemberitaan yang viral di media sosial ini," tegas Salamun.

Sebagai upaya tindak lanjut, telah dilakukan koordinasi dengan fungsi pembinaan masyarakat untuk menyampaikan pesan kamtibmas. Termasuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para remaja.

Petugas sendiri masih melakukan penelusuran rekaman CCTV guna mencari petunjuk terkait dugaan peristiwa tabrak mobil sebagaimana disebutkan dalam unggahan media sosial.

Serta melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan secara berjenjang.

"Kami imbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi," tandasnya. (del)

Editor : Bahana.
#Sleman #pelajar SMP #konvoi pelajar