Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aliansi Petani Sleman Usulkan Pembentukan Dewan Pertanian, untuk Jamin Harga dan Asuransi Gagal Panen

Delima Purnamasari • Senin, 29 Desember 2025 | 04:45 WIB
FOKUS: Petani saat menggarap lahan yang baru saja dipanen.
FOKUS: Petani saat menggarap lahan yang baru saja dipanen.

SLEMAN - Aliansi Petani Sleman mengusulkan dibentuknya dewan pertanian. Tujuannya sebagai lembaga formal untuk memberi jaminan harga pasca-panen. Sekaligus memastikan asuransi ketika petani mengalami gagal panen.

Sekretaris Aliansi Peduli Petani Sleman Herman JP Maryanto menjelaskan, dua hal itu memang jadi fokus utama pembentukan dewan pertanian ini. Agar petani bisa untung dan dijamin bisa mengolah tanah kembali pada periode berikutnya. Dia menilai petani Bumi Sembada kini menghadapi persoalan pelik. Misalnya, data penerima subsidi pupuk yang tidak update hingga mahalnya pupuk non-subsidi.

Padahal, semestinya semua pemangku kebijakan saling kompak dan terintegrasi. Agar dapat memberi solusi atas persoalan yang dihadapi petani. Herman sendiri berharap agar dewan pertanian ini bisa dibentuk 2026 mendatang. Anggotanya berasal dari petani, akademisi, hingga eksekutif yang berpihak pada petani. Persoalannya, masih terkendala pada sosok-sosok yang sekiranya bisa didorong maju.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto menilai, untuk organisasi sebenarnya sudah ada Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Organisasi independen di Indonesia yang jadi wadah komunikasi, koordinasi, dan perjuangan aspirasi bagi petani maupun nelayan.

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto #Gagal Panen #Aliansi Petani Sleman #Kontak Tani Nelayan Andalan #Dewan Pertanian #Petani