Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman Dipakai untuk Pilkada 2020, Begini Tanggapan Wakil Bupati Danang Maharsa

Delima Purnamasari • Kamis, 18 Desember 2025 | 23:06 WIB

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa
SLEMAN - Korupsi dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman digunakan untuk pemenangan pasangan calon Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa pada Pilkada 2020 lalu.

Fakta ini terungkap dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Kamis (18/12).

Saat itu, pasangan nomor 3 ini berhasil memperoleh suara terbanyak dengan jumlah 217.921 suara atau setara 38,46 persen.

Jumlah ini mengungguli pasangan nomor urut 2, Sri Muslimatun dan Amin Purnama, yang menyusul dengan 177.588 suara atau 31,3 persen.

Adapun pasangan nomor urut 1, Danang Wicaksana dan Agus Choliq, meraih suara terendah sejumlah 171.083 suara atau 30,2 persen.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menjelaskan, tidak tahu-menahu bahwa korupsi ini digunakan sebagai dana pemenangannya saat Pilkada.

Penyebutan namanya dia nilai hanya karena jadi pasangan dari Kustini yang merupakan istri terdakwa, Sri Purnomo. Pembahasan soal penggunaan dana hibah juga dia tidak tahu pasti. Lantaran saat itu masih belum menjabat.

"Kalau pasangannya iya. Jadi sekadar calonnya, ya sudah," terang Danang ditemui diruangannya, Kamis (18/12).

Orang nomor dua di Bumi Sembada ini menyebut, persoalan logistik dan pembiayaan telah ada tim tersendiri.

Sementara dirinya tinggal jalan. Dia mengaku tidak begitu memahami dan mengikuti mekanismenya.

Sekadar ikut menyalurkan uang pribadi untuk timnya sebagai bentuk iuran calon yang ditunjuk.

"Partai hanya memberi rekomendasi. Ya sudah daftar pasangan ke KPU. Soal kampanye, saya lupa timnya siapa," tambahnya.

Danang bahkan mengaku sama sekali belum pernah diminta menjadi diperiksa oleh kejaksaan. Kalau pun nanti diminta jadi saksi, dia mengaku santai dan akan menjawab apa adanya.

"Pengetahuan saya seperti ini. Silakan bisa klarifikasi ke tim yang mengurus dulu," tandasnya. (del)

Editor : Bahana.
#Danang Maharsa #korupsi dana hibah #Pilkada 2020