Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi Masih Siaga, 92 Guguran dan 21 Aliran Lava Terpantau dalam 24 Jam

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 12 Desember 2025 | 13:37 WIB
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.

YOGYAKARTA – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas signifikan. Berdasarkan laporan periodik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dalam 24 jam pengamatan pada 11-12 Desember 2025, tercatat puluhan kejadian gempa dan aliran lava guguran.

Gunung api yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini masih berstatus Level III (Siaga). Aktivitas visual selama periode pengamatan didominasi oleh cuaca cerah hingga berawan, dengan asap kawah yang tidak teramati.

Aktivitas Seismik dan Visual Tinggi

Data kegempaan yang direkam oleh BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) menunjukkan intensitas yang patut diwaspadai:

· 92 kali gempa Guguran dengan durasi panjang.

· 60 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, yang mengindikasikan pergerakan fluida magma.

· 4 kali gempa Vulkanik Dangkal.

Secara visual, teramati 21 kali guguran lava mengarah ke Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter.

Rekomendasi dan Potensi Bahaya

PVMBG menegaskan bahwa suplai magma ke permukaan masih berlangsung. Potensi bahaya utama saat ini adalah guguran lava dan awan panas (APG) di sektor selatan-barat daya (Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng) dengan jangkauan maksimal 7 km, serta di sektor tenggara (Sungai Woro dan Gendol). Lontaran material vulkanik dari letusan eksplosif berpotensi mencapai radius 3 km dari puncak.

Masyarakat diminta untuk:

1. Tidak melakukan aktivitas apapun di dalam daerah potensi bahaya yang telah ditetapkan.

2. Mewaspadai bahaya lahar dan awan panas, terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi.

3. Mengantisipasi gangguan abu vulkanik jika terjadi erupsi.

Pemantauan Berkelanjutan

Pihak berwenang akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi secara ketat. Setiap perubahan signifikan akan menjadi dasar peninjauan ulang tingkat aktivitas.

Informasi resmi dan terkini dapat diakses melalui situs MAGMA Indonesia (https://magma.esdm.go.id) dan akun media sosial resmi PVMBG (https://linktr.ee/PVMBG). (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #awan panas guguran #Merapi Hari Ini #BPPTKG #badan geologi #Erupsi Merapi #merapi erupsi #guguran lava