SLEMAN – Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman menurunkan target kunjungan wisatawan pada libur Nataru 2025/2026 menjadi 250–300 ribu orang dengan proyeksi belanja Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta per wisatawan.
Penyesuaian ini dipicu kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih, curah hujan tinggi, belum beroperasinya jalur tol, serta jarak libur Nataru yang berdekatan dengan momentum Lebaran.
Kepala Dispar Sleman Edy Winarya mengatakan, target wisatawan itu menurun dibanding sebelumnya yang mencapai 350-500 ribu pergerakan orang. Serta belanja Rp 1,2 sampai Rp 1,5 juta.
Pemasangan target tahun ini dihitung periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
"Memang menurun karena kondisi sedang tidak kondusif dan memengaruhi keputusan untuk berangkat wisata," terangnya ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (11/12/2025).
Meski demikian, Edy menjelaskan ada berbagai acara yang akan digelar di Bumi Sembada untuk menyemarakkan Nataru kali ini.
Misalnya, Christmas Night Dinner di berbagai hotel berbintang, perayaan malam pergantian tahun di Tebing Breksi maupun Kaliurang, hingga Pentas Swara Prambanan.
Dispar Sleman juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) bagi seluruh pemangku kepentingan wisata.
Utamanya untuk bisa memastikan pelaksanaan standar operasional. Sekaligus memberikan pelayanan wisata yang optimal dan menarik.
Baca Juga: Satpol PP Bantul Kerahkan 100 Personel untuk Pengamanan selama Libur Natal dan Tahun Baru, Fokuskan di Titik Ini yang Kerap Terjadi Lonjakan Kunjungan
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Sleman Kompol Masnoto menjelaskan, ada 268 anggota yang diberikan surat perintah pengamanan Nataru kali ini.
Di luar itu, ada 1.071personel yang akan disiagakan. Nantinya juga akan dirikan pos pelayanan selama operasi.
"Untuk objek natal gereja ada 107 yang digunakan untuk misa. Terdapat 12 gereja besar dengan estimasi di atas seribu pengunjung. Kami siap melakukan pengamanan dan sterilisasi," tambahnya. (del/wia)