Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi Kembali Aktif: Luncurkan 7 Kali Guguran Lava Pijar hingga 1,8 Km, Status Tetap Level III (Siaga)

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 10 Desember 2025 | 14:16 WIB
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang.  (BPPTKG)
Erupsi Merapi dengan keluarnya Awan Panas Guguran pada Kamis 19/9/2024 jam 01:41 WIB terekam dari CCTV Badan Geologi di Jurangjero Kabupaten Magelang. (BPPTKG)

SLEMAN – Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah menunjukkan peningkatan aktivitas signifikan sepanjang Selasa (9/12/2025). Badan Geologi melalui PVMBG mencatat 7 kali guguran lava pijar ke arah barat daya (Kali Krasak dan Kali Sat/Putih) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter dari puncak.

Selama 24 jam pengamatan, terekam:

- 76 kali gempa guguran

- 55 kali gempa hybrid/fase banyak

- 1 kali gempa vulkanik dangkal

- 2 kali gempa tektonik jauh

“Asap kawah tidak teramati karena tertutup kabut, namun secara instrumental suplai magma masih berlangsung intens,” jelas Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso melalui laporan resmi MAGMA Indonesia.

Status Gunung Merapi tetap pada Level III (Siaga) sejak 5 November 2020. Potensi bahaya utama saat ini adalah:

- Awan panas guguran dapat meluncur hingga 7 km ke sektor selatan-barat daya (Sungai Krasak, Bebeng, Bedog, Boyong)

- 3–5 km ke sektor tenggara (Sungai Woro dan Gendol)

- Lontaran material vulkanik hingga radius 3 km dari kawah jika terjadi letusan eksplosif

Peringatan Keras untuk Masyarakat

PVMBG kembali menegaskan larangan keras:

- Tidak ada aktivitas apa pun di dalam radius 3–7 km dari puncak sesuai sektor berbahaya

- Waspada lahar hujan terutama saat hujan deras di hulu sungai yang berhulu di Merapi

- Siapkan masker atau kain basah untuk antisipasi abu vulkanik

“Jika terjadi perubahan signifikan, status aktivitas akan segera ditinjau ulang,” tambah laporan resmi yang ditandatangani Penyelidik Bumi Erwin Widyon.

Masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi melalui:

- Website MAGMA Indonesia: https://magma.esdm.go.id

- Media sosial PVMBG: https://linktr.ee/PVMBG

- Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat

Gunung Merapi hingga kini masih menjadi gunung api paling aktif di Indonesia dengan catatan sejarah Indonesia. Aktivitas terakhir yang signifikan terjadi pada periode 2021–2023 dengan kubah lava barat daya yang terus tumbuh hingga saat ini. (iwa) 

#GunungMerapi #MerapiSiaga #GuguranLava #AwanPanasMerapi #JogyaUpdate #JawaTengah

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #awan panas guguran #Erupsi Merapi #merapi erupsi #lava pijar