Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dinas Sosial Sleman Baru Penuhi Hak Dasar Disabilitas Berat, Salurkan Rp 300 Ribu Tiap Bulan

Delima Purnamasari • Sabtu, 6 Desember 2025 | 02:33 WIB
Peringatan Hari Disabilitas Internasional Kabupaten Sleman.
Peringatan Hari Disabilitas Internasional Kabupaten Sleman.

SLEMAN – Dari total 7.207 penyandang disabilitas ringan hingga berat di Bumi Sembada, bantuan sosial (bansos) baru bisa disalurkan bagi penyandang kategori berat sebanyak 406 orang.

Nominal bantuan senilai Rp 300 ribu yang ditransfer setiap bulan ke rekening penerima.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman Ludiyanta mengatakan, bantuan uang ini terdiri dari dua komponen, yakni pangan Rp250 ribu dan sandang Rp50 ribu.

"Memang untuk bantuan sandang dan pangan menyasar ke disabilitas berat yang badrest. Jadi tidak bisa beraktivitas," katanya ditemui di Lapangan Pemda Sleman dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Jumat (5/12/2025).

Bantuan ini akan kembali disalurkan pada 2026. Hanya, nominalnya berkurang menjadi Rp 250 ribu imbas dari pemangkasan dana transfer ke daerah.

Dia menilai, para penyandang disabilitas tidak hanya bisa mengandalkan bantuan ini. Sebab ada anggaran jaring pengaman sosial.

Khususnya jika memerlukan alat penunjang kehidupan sehari-hari.

Program pemberdayaan sosial berupa pelatihan juga disiapkan untuk mendorong disabilitas mandiri. Mulai dari pengolahan pangan, ternak, pijat, hingga pembuatan ecoprint.

"Untuk disabilitas yang terlantar juga ada fasilitas rumah penampungan sementara. Kalau tidak ditemukan keluarganya, kami teruskan ke balai-balai milik provinsi," tambahnya.

Baca Juga: Saat Nataru, Dishub Bantul Siapkan Pos Pengaman dan Pemantaun di Kawasan Jembatan Kabanaran

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kapanewon Kalasan, Bambang Suyanto menilai, penting untuk mendorong penyandang disabilitas mandiri.

Langkah pertama adalah dengan memberikan alat bantu. "Kalau bisa beraktivitas nanti mencari rezeki sendiri. Kalau untuk pelatihan yang diadakan juga harus disesuaikan dengan kompetensi dan minat," katanya. (del/wia

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Bantuan Sosial #dinsos sleman #penyandang disabilitas #Disabilitas Berat