SLEMAN - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) telah merumuskan 10 poin rekomendasi penting dalam Musyawarah Kerja Nasional (Musykernas) IV yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 29-30 November 2025.
"Musyawarah yang mengangkat tema Kemandirian Jam’iyyah untuk Kemaslahatan Umat dan Bangsa ini diikuti oleh seluruh jajaran PP Persis, bagian otonom, dewan, lembaga, serta perwakilan dari 23 provinsi dan Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) di beberapa negara," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persis Dr KH Jeje Zaenudin MAg.
Rekomendasi tersebut disampaikan kepada berbagai pihak sebagai sikap resmi organisasi.
Rekomendasi PP Persis dalam Musykernas IV tersebut adalah:
1. Solidaritas Bencana Alam
PP Persis menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan wilayah lainnya. PP Persis menginstruksikan seluruh struktur organisasi untuk bergotong royong menggalang bantuan kemanusiaan guna meringankan beban korban.
2. Mendorong Mitigasi Bencana
Persis mendorong upaya pemerintah untuk mengatasi potensi bencana alam dengan menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Pihaknya juga mendesak penindakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembabatan hutan, illegal logging, hingga penambangan liar, serta mengembalikan fungsi hutan lindung.
3. Program Kesejahteraan Rakyat
Persis mengapresiasi dan mendukung program pemerintah untuk pemerataan kesejahteraan, seperti program makan bergizi gratis, membangun ketahanan pangan, dan program koperasi desa. Namun, Persis meminta peningkatan pengawasan dan penindakan tegas terhadap oknum yang menyeleweng dalam implementasi program tersebut, yang dinilai merugikan masyarakat.
4. Gaya Hidup Pejabat
Persis menghimbau para petinggi dan pejabat pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk meningkatkan simpati dan keberpihakan terhadap rakyat. Organisasi ini meminta para pejabat untuk meninggalkan sikap dan gaya hidup hedonis atau pamer kekayaan di tengah kondisi masyarakat yang masih kesusahan, terutama akibat bencana alam.
5. Pengelolaan Haji dan Umrah
Persis menyambut baik pembentukan Kementerian Haji dan Umrah. Persis mendorong agar kementerian ini mengelola dana dan penyelenggaraan haji secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip syariah. PP Persis juga meminta peningkatan integritas untuk menutup peluang korupsi dana haji dan agar tidak terjadi jual beli kuota tambahan haji.
6. Sikap Tegas untuk Palestina
Persis menyampaikan apresiasi atas sikap tegas pemerintah Indonesia yang membela rakyat Palestina di panggung internasional. Organisasi ini meminta pemerintah agar tetap konsisten menolak normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel sebelum kemerdekaan penuh Palestina terlaksana. Selain itu, Persis mendorong pemerintah untuk aktif melobi tekanan terhadap Israel agar menghentikan genosida, dan segera merealisasikan pengiriman TNI untuk misi perdamaian jika prosedur telah terpenuhi.
7. Seruan untuk Dunia Islam
Persis menyerukan kepada dunia Islam melalui Organisasi Kerjasama Negara Islam (OKI) untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memberikan dukungan konkrit dalam menyelamatkan rakyat Palestina dari genosida Israel. Persis juga mendesak agar para pemimpin Rezim Israel diseret ke pengadilan Internasional atas kejahatan perang.
8. Pendidikan Berbasis Adab
Persis mendorong seluruh pihak untuk bersinergi mewujudkan pendidikan nasional yang berbasis adab dan karakter. Hal ini dilakukan dengan mengarusutamakan ketahanan keluarga, penciptaan lingkungan sekolah dan kampus yang religius, beradab, dan berakhlak mulia, guna mengatasi berbagai perilaku menyimpang seperti narkoba, kekerasan seksual, dan LGBT.
9. Peningkatan Peran Keagamaan
Terakhir, PP Persis menyerukan kepada seluruh keluarga besar Persatuan Islam dan umat Islam Indonesia untuk meningkatkan peran amar makruf nahy munkar (mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran). Persis juga menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjauhi perpecahan, dan memberikan keteladanan yang baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin