SLEMAN - Kabupaten Sleman terpilih menjadi salah satu wilayah percontohan program Kampung Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Tepatnya di Kapanewon Moyudan yang didasarkan pada potensi pertanian, tetapi wilayahnya juga endemik tikus.
Sekretaris Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Akhmad Musyafak menyebutkan, program kampung peramalan ini bertujuan untuk mendeteksi atau memprediksi populasi OPT. Moyudan sendiri terpilih menjadi percontohan dari empat wilayah lain di Indonesia.
Informasi yang disampaikan lewat sistem peramalan, dia nilai akan membantu petani. Baik itu dalam menentukan waktu tanam, memilih varietas, serta melakukan langkah pengendalian hama secara terpadu.
"Kami juga akan terus mendorong digitalisasi pertanian lewat sistem informasi, pemanfaatan sensor lapangan, dan peningkatan kapasitas penyuluh," katanya. (del)