SLEMAN - Pemberdayaan perempuan penting untuk memastikan bahwa kesempatan dimiliki sama dengan laki-laki. Peluang yang setara dan adil, juga dinilai krusial dalam mengurangi kemiskinan dan membangun ekonomi yang kuat.
"Perempuan yang memiliki bisnis menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam menghadapi tantangan," sebut Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Sleman Nila Rifianti dalam Seminar Kaukus Perempuan Parlemen Minggu (23/11).
Para perempuan pengusaha ini dia sebut juga memberikan konstribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan masyarakat. Mereka dianggap sebagai sosok yang berani mengambil risiko dan terus berinovasi mencapai kesuksesan.
Nila mengatakan, ada beberapa tipe wirausaha wanita yang sukses. Namun, kuncinya memang pada kepercayaan diri dalam mengambil risiko dan terus berpikir kreatif. Visi, kreativitas, dan keteguhan ini yang diharapkan bisa ditanamkan pada para kader.
"Harapannya (acara, Red) ini juga menjadi kesempatan untuk membangun jaringan dan kolaborasi dengan wanita wirausaha lainnya," pesannya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sleman Y Gustan Ganda menegaskan, negara bisa maju apabila perempuan dan pengusahanya berdaulat. Sehingga, Kaukus Perempuan Parlemen dia nilai bisa menangkap persoalan ini dengan cepat.
Dia juga mengingatkan bahwa seminar ini hanyalah awal. Kegiatan usaha para peserta ke depan harus dipantau dan terus didampingi. "Jadi tidak hanya diberi motivasi, tetapi ada langkah nyata yang akan dilakukan. Seminar ini pemantik," ungkapnya.
Baca Juga: Prediksi Derby Della Madoninna Inter vs AC Milan Serie A Senin 24 November Kick Off 02.45, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
Ganda menilai, dunia di era digital ini terus bergerak cepat. Dulunya tidak mungkin sebuah usaha bisa ada tanpa memiliki tempat secara fisik. Namun, dengan media sosial hal ini bisa dilakukan. Keterbatasan modal ini justru berpeluang jadi potensi yang dapat diunggulkan.
Dia mencontohkan dengan algoritma yang tersemat dalam setiap telepon pintar. Kondisi ini mengakibatkan sesuatu yang disukai oleh warganet akan terus muncul dan terus menjadi pokok pemikiran. Seorang pengusaha penting untuk memiliki pengetahuan ini agar produknya bisa terus bermunculan di telepon genggam setiap masyarakat.
"Media sosial ini tidak bisa dihindari dan sangat berpengaruh. Apapun bisa menjadi potensi untuk perempuan yang berkeinginan jadi pengusaha," katanya. (del/eno)