Kehadiran TPST Sendangsari menjadi berkah tersendiri bagi warga setempat. Sebagai sarana produksi sampah, dibutuhkan banyak tenaga kerja. Alhasil TPST Sendangsari menjadi lapangan pekerjaan baru.
Tokoh masyarakat Sendangsari Budi Santoso mengatakan, saat ini tak kurang 60 warga terserap sebagai tenaga kerja TPST Sendangsari.
Terdiri atas petugas kebersihan, bagian produksi, administrasi, dan mekanik. Budi memastikan, para pekerja mendapatkan gaji layak dan tunjangan BPJS Kesehatan.
“Ini keberuntungan bagi warga. Apalagi saat ini cari kerja tidak mudah. Kami sangat bersyukur,” ucap mantan pamong Kalurahan Sendangsari itu.
Di sekitar TPST Sendangsari saat ini juga mulai bermunculan warung-warung makan. Itu artinya, TPST Sendangsari bisa menjadi pemantik perputaran roda ekonomi masyarakat.
Usaha mikro kecil menengah di sekitarnya turut bergeliat. Sehingga perekonomian warga turut terangkat.
Bahkan saat ini telah dibangun jalan baru sejauh kurang lebih satu kilometer sebagai penunjang akses sarana transportasi TPST Sendangsari. Jalan tersebut turut menjadi sarana kemudahan aksesibilitas warga Sendangsari dan Sendangrejo.
Para petani hortikultura di sekitar TPST Sendangsari pun ikut merasakan manfaatnya. Mereka bisa mendapatkan sisa produksi sampah organik cair untuk pupuk nutrisi tanaman pepaya.
Budi yang juga bertindak sebagai supervisor TPST Sendangsari memastikan berlakunya prosedur operasional standar dalam keamanan dan keselamatan pekerja. “Tiap pagi kami gelar apel untuk berdoa bersama dan motivasi kerja,” tuturnya.(del/yog)
Editor : Bahana.