SLEMAN - Pohon tumbang memakan korban terjadi di Jalan Ring Road Utara Yogyakarta. Tepatnya di Selatan Monumen Jogja Kembali (Monjali).
Seorang perempuan dan pria kisaran 40-50 tahun, tewas tertimpa pohon diameter 50 centimeter (cm).
Peristiwa ini terjadi Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 13.45 WIB.
Tim Penyelamat Basarnas Yogyakarta, Dhedi Prasetya menjelaskan, proses evakusi berlangsung dan penyelamatan ini melibatkan banyak instansi dan relawan.
Mulai dari Polda DIY, BPBD Sleman, hingga PMI. Total sekitar 30 orang.
Dia mendapatkan informasi sekitar pukul 14.30 WIB.
Evakuasi berhasil dilakukan dengan berbagai peralatan, seperti crane dan gergaji mesin untuk memindahkan pohon tumbang.
"Untuk identitas korban masih dalam proses. Saat ini kami evakuasi menuju RS Bhayangkara," terangnya ditemui setelah proses evakuasi korban dilakukan.
Dhedi menuturkan, korban dalam kondisi henti nafas dan henti nadi.
Untuk kondisi lebih detailnya harus menunggu identifikasi dari kedokteran.
Saat ditemukan, keduanya dalam posisi duduk di dalam becak.
Di sekitarnya ditemukan ceceran makanan sehingga kemungkinan saat kejadian korban tengah makan dan tertimpa pohon.
Baca Juga: Masyarakat Percaya Kabanaran di Kulon Progo Merupakan Markas Pangeran Mangkubumi
"Kemungkinan pohon sudah lapuk. Jadi satu pohon besar. Lainnya pohon-pohon kecil yang tertimpa pohon besar itu," tambahnya.
Menurutnya, tidak ada kendala selama proses evakuasi. Hanya saja pohon yang menimpa terlilit kabel. Kondisi ini juga membuat tiang menjadi agak miring.
"Tadi sudah dikondisikan untuk dipadamkan. Diputus sementara oleh pihak PLN jadi kita sudah aman," katanya.
Sementara itu, salah satu warga sekitar, Jumiyati menjelaskan, tadinya ada angin kencang, hanya saja tidak ada hujan.
Tukang becak tersebut memang kerap lewat Ring Road dan beristirahat di pinggir jalan.
"Kalau naik becak itu pelan-pelan, kasian sekali. Suka cari rongsok itu. Alhamdulillahnya tidak ada korban dari pemotor," katanya.
Kejadian pohon tumbang ini juga sempat menyendat arus kendaraan dari timur ke barat.
Selama proses evakuasi terjadi kemacetan cukup panjang karena jalur sepeda motor disatukan dengan jalur mobil. (del)
Editor : Meitika Candra Lantiva