Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antisipasi Bullying, Balai Dikmen Gunungkidul Gencarkan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak Gandeng RSJ Grhasia

Iwa Ikhwanudin • Senin, 10 November 2025 | 18:19 WIB
Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRYAKKUM) menggelar kegiatan Peringatan Hari Pahlawan dan Penyerahan Hadiah Lomba Infografis HKJS 2025, Senin (10/11/2025).
Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRYAKKUM) menggelar kegiatan Peringatan Hari Pahlawan dan Penyerahan Hadiah Lomba Infografis HKJS 2025, Senin (10/11/2025).

​SLEMAN – Maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius berbagai pihak. Balai Pendidikan Menengah (Balai Dikmen) Kabupaten Gunungkidul mengambil langkah proaktif dengan menggencarkan program Aksi Sehat Jiwa dan sosialisasi Sekolah Ramah Anak untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

​Langkah ini diambil untuk memastikan lingkungan pendidikan tidak hanya aman bagi siswa, tetapi juga bagi guru dan tenaga kependidikan.

Baca Juga: Terdampak Tol, Wali Murid SDN Nglarang Tolak Pembangunan Shelter dan Tuntut Bangunan Baru

​"Balai Menengah Kabupaten Gunungkidul sangat mendukung terhadap program Aksi Sehat Jiwa ini," ujar Kartika Dian Kurniasari, ST, dari Balai Dikmen Kabupaten Gunungkidul di Pusat Rehabilitasi YAKKUM, Senin (10/11/2025).

​Menurutnya, program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah serta aman, baik secara emosional maupun mental.

​"Diharapkan nanti tidak hanya dari siswa saja yang aman, nyaman dalam lingkungan belajar, tetapi juga dari guru maupun tenaga kependidikannya nanti bisa aman serta nyaman, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, aman dan kondusif," jelasnya.

Baca Juga: Tak Pernah Sepi, Makam Pahlawan Nasional HOS Tjokroaminoto di Kuncen Jogja Masih Ramai Dikunjungi Peziarah

​Menanggapi kasus perundungan yang baru-baru ini terjadi di beberapa daerah, termasuk Jakarta, Kartika menyatakan bahwa Balai Dikmen Gunungkidul telah melakukan langkah-langkah pencegahan secara rutin. Salah satu upaya utamanya adalah kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia.

​"Kami dari Balai Dikmen Kabupaten Gunungkidul sendiri memang rutin mengadakan sosialisasi yang menggandeng beberapa pihak, salah satunya dengan Rumah Sakit Jiwa Grhasia," ungkap Kartika.

​Sosialisasi ini, lanjutnya, berfokus pada konsep "Sekolah Ramah Anak".

Program ini secara khusus melibatkan guru Bimbingan Konseling (BK) dan bagian Kesiswaan.

Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, Mengenal HOS Tjokroaminoto Guru Bangsa dan Penanam Benih Revolusi

​"Nantinya (materi sosialisasi) akan disosialisasikan langsung kepada seluruh warga sekolah, baik itu kepada siswa, maupun guru serta tenaga kependidikan yang lain. Sehingga untuk kasus pembulian itu bisa tercegah," tegasnya.

​Ketika diminta tanggapan mengenai akar masalah dari kasus perundungan yang masif, Kartika memberikan pandangan pribadinya.

Menurutnya, faktor lingkungan keluarga memiliki peran yang signifikan.

​"Menurut saya pribadi, untuk kasus pembulian yang masif itu memang dimulai dari, mungkin mohon maaf, lingkungan keluarga yang mungkin kurang mendukung secara mental, secara emosional, secara spiritual," katanya.

Baca Juga: Masuki Usia 42 Tahun, Hasto Wardoyo Sebut SMPN 16 Yogyakarta Potensial Jadi Sekolah Unggulan

​Ia menambahkan bahwa kondisi keluarga yang tidak mendukung ini dapat memicu anak-anak membentuk kelompok-kelompok khusus, yang kemudian berpotensi memicu terjadinya aksi perundungan.

Kartika Dian Kurniasari mengatakan hal tersebut saat hadir di Peringatan Hari Pahlawan, PRYAKKUM, Sleman (10/11/2025). 

Dalam semangat Hari Pahlawan, Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRYAKKUM) menggelar kegiatan Peringatan Hari Pahlawan dan Penyerahan Hadiah Lomba Infografis HKJS 2025. 

Baca Juga: Kabupaten Sleman Miliki 177.635 Warga Berstatus Lansia, Anggota DPRD Sleman Ingatkan Pentingnya Pelatihan Merawat Lansia Berbasis Keluarga

Acara berlangsung di Pusat Rehabilitasi YAKKUM, Sleman.

Mengusung tema “Generasi Pahlawan: Membangun Kesadaran Sehat Mental, Menciptakan Karya.”

"Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kepedulian mereka terhadap isu kesehatan mental melalui karya visual yang kreatif dan inspiratif," ujar Staff Infokom PRYAKKUM, Chamida Mardiyanti. 

Program ini merupakan bagian dari ASIK (Aksi Sehat Jiwa, Inisiatif, dan Kontribusi dari Anak Muda). Sebuah inisiatif PRYAKKUM yang mengajak orang muda untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang empatik, bebas stigma, dan ramah kesehatan mental.

Baca Juga: Pererat Hubungan Dua Kota lewat Seni, 18 Lukisan Pelajar asal Yogyakarta dan Hluboka nad Vltavou Dipamerkan di SMPN 16 Yogyakarta

Dalam kegiatan ini, para peserta tidak hanya menerima penghargaan atas karya terbaik mereka, tetapi juga berbagi proses kreatif di balik pembuatan infografis tentang isu kesehatan mental.

Rangkaian acara meliputi sesi sharing bertema Sekolah Ramah Kesehatan Mental, diskusi Strategi Kampanye Edukatif Kesehatan Mental Melalui Media Visual, presentasi karya pemenang, serta Awarding Session dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba infografis antar siswa SMA/SMK/MA se-DIY.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga DIY, Balai Pendidikan Menengah, guru pendamping, serta siswa dari berbagai sekolah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga: Wediombo Breeze #6 Kembali Digelar di Pantai Wediombo, Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, Agendakan Gelar Kompetisi Selancar Skala Internasional

Melalui kegiatan ini, PRYAKKUM berharap dapat menumbuhkan semangat kepahlawanan baru di kalangan pelajar. Bukan dengan senjata, tetapi dengan karya dan kepedulian terhadap kesehatan mental sesama.

“Kami ingin mendorong anak muda menjadi generasi pahlawan yang berani berbicara tentang kesehatan mental dan menciptakan lingkungan sekolah yang suportif,” ujar Chamida. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Balai Pendidikan Menengah #Pusat Rehabilitasi Yakkum #pusat rehabilitasi #Yakkum