SLEMAN - Pertarungan dua tim papan atas Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026, antara PS Barito Putera dan PSS Sleman, berakhir imbang 1-1 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (8/11).
Laga yang disebut-sebut sebagai duel perebutan puncak klasemen ini berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal. Barito tampil agresif di babak pertama dengan tekanan konstan ke lini belakang PSS Sleman, sementara tim tamu mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali mengancam gawang tuan rumah.
Barito Putera membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-21 lewat sepakan Renan Alves yang memanfaatkan kelengahan pertahanan Super Elja. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. PSS mulai berani keluar menekan dan berupaya menyamakan kedudukan. Usaha tersebut berbuah hasil pada menit ke-79, ketika Irvan Mofu sukses menanduk umpan silang Kevin Gomes, mengubah skor menjadi 1-1.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada tambahan gol tercipta. Hasil ini membuat PSS Sleman tetap memimpin klasemen sementara Grup Timur dengan keunggulan satu poin atas Barito Putera yang berada di posisi kedua.
Dalam keterangannya seusai pertandingan, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan oleh para pemainnya.
"Kita apresiasi sebesar-besarnya kepada para pemain yang begitu militan, utamanya di babak kedua," ujar Ansyari.
Diakui, pada babak pertama PSS Sleman mendapat cukup banyak tekanan, namun situasi berubah di babak kedua.
"Babak pertama kita mendapat tekanan yang cukup tinggi dan agak susah keluar untuk mengembangkan permainan, di babak kedua pemain bermain luar biasa dan bisa mencetak satu gol," lanjutnya.
Meski begitu, Ansyari menilai masih ada hal yang perlu dibenahi, terutama saat timnya tampil di laga tandang. "Ada evaluasi dan catatan kita, saat main away kita harus punya kemauan untuk tampil bagus sejak awal, dan tidak bisa kita bermain lamban," tegasnya.
Sementara pencetak gol penyama kedudukan PSS Sleman Irvan Mofu mengaku bersyukur dengan hasil yang diraih timnya. "Ini pertandingan yang sangat seru. Kami bersyukur mendapatkan poin di sini, alhamdulillah bisa dapat poin," ujarnya singkat.
Dari kubu tuan rumah, Pelatih Barito Putera Stefano Cugurra menilai timnya tampil lebih dominan di babak pertama namun gagal menjaga keunggulan.
"Pada babak pertama kita bermain lebih bagus, lalu juga bisa cetak gol. Babak kedua PSS Sleman lebih menyerang, dan mereka punya sistem yang bagus dengan dua striker," kata Cugurra.
Meski gagal menang di pertandingan itu, Cugurra tetap optimistis dengan performa timnya. "Menurut saya sejauh ini tim Barito Putera sudah cukup bagus. Kami berusaha perbaiki banyak hal dan terus konsisten ke depannya. Posisi kita cuma selisih satu poin dari Sleman," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan pemain Barito Putera, Bima Reksa, menegaskan timnya segera berbenah. "Ini hasil yang sebenarnya tidak kita inginkan. Tapi kita harus tetap fokus menatap pertandingan selanjutnya agar bisa meraih tiga poin," ucapnya. (iza/laz)