Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Asprov PSSI DIY Akan Sosialisasi terkait Perubahan Statuta PSSI

Adib Lazwar Irkhami • Minggu, 9 November 2025 | 06:43 WIB
Ketua Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto bersama anggota Kkomite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono dan tamu undangan Kongres Biasa Asprov PSSI DIJ.
Ketua Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto bersama anggota Kkomite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono dan tamu undangan Kongres Biasa Asprov PSSI DIJ.

SLEMAN - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY telah menggelar Kongres Biasa, Sabtu (8/11). Bertempat di Hotel Merapi Merbabu Hotel, Sleman, kongres kali ini membahas sejumlah agenda penting dengan fokus utama pada implementasi perubahan statuta PSSI Pusat.


Ketua Asprov PSSI DIY Dessy Arfianto menjelaskan, perubahan statuta PSSI ini membawa dampak signifikan, terutama bagi struktur kepengurusan di tingkat kabupaten/kota yang ada di DIY. Sebab, menurutnya, perubahan yang paling mendasar adalah terkait dengan mekanisme pemilihan pengurus di kabupaten/kota tersebut.


"PR besarnya adalah terkait implementasi perubahan statuta PSSI. Ya, ini ada dua hal yang khususnya yang paling signifikan adalah terkait dengan kota dan kabupaten itu," ujarnya di sela-sela kongres.


Bukan tanpa alasan Dessy mengatakan hal itu. Sebab, menurutnya perubahan statuta itu secara fundamental bakal mengubah sistem kepengurusan di tingkat lokal. Mengingat salah satu poin yang ditekankan adalah tidak adanya lagi pemilihan di kabupaten/kota.


"Tetapi sifatnya penunjukan dari institusi di atasnya, dalam hal ini provinsi. Makanya ini menjadi salah satu implementasi yang paling mendasar dan paling berpengaruh di kabupaten/kota," ucapnya.


Maka dari itu, menurut Dessy, Asprov PSSI DIY segera melakukan sosialisasi kepada para anggota yang berada di kabupaten/kota. Sehingga harapannya hal itu bisa dipahami bersama-sama dan siapa pun nantinya yang akan ditunjuk bisa sesuai harapan dan juga cita-cita kemajuan sepak bola yang berada di kabupaten/kota yang ada di DIY.


"Kami akan melakukan sosialisasi setelah penetapan ini. Kami akan bagi waktunya untuk turun ke kabupaten/kota untuk mensosialisasikan kepada para anggota yang ada di sana," ungkapnya.


Di sisi lain saat ditanya mengenai mekanisme penunjukan, Dessy secara lantang mengatakan jika nanti Asprov PSSI DIY tetap akan merujuk pada peraturan organisasi yang sudah ada. Dalam prosesnya nanti tetap akan dibentuk tim seleksi yang berperan layaknya komisi pemilihan umum (KPU). Hal ini dilakukan agar bisa menjaring usulan-usulan dari para anggota perkumpulan dan perwakilan dari kabupaten/kota.


"Sehingga nanti siapa pun yang akan ditunjuk merupakan kesepakatan bersama. Memang agak berbeda ini, karena ini awal, dan ini memang kebetulan posisinya itu di DIY masa kepengurusan kami pas habis. Jadi ini memang harus digas," cetusnya.


Sementara, Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono yang hadir dalam kongres biasa itu mengapresiasi karena Asprov PSSI DIY telah melaksanakan kongres biasa dengan baik. Selain itu Vivin juga bangga dengan Asprov PSSI DIY karena telah menjadi Asprov kebanggaan pusat , baik secara administrasi dan prestasi. "Terima kasih kepada Mas Desy karena semua program bisa berjalan lancar," tandasnya. (ayu/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Komisi Pemilihan Umum (KPU) #Asprov #konggres #PSSI DIY