SLEMAN - Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas tinggi.
Laporan terbaru dari BPPTKG mencatat peningkatan signifikan.
Periode pengamatan: 7 November 2025, pukul 00.00–24.00 WIB.
Cuaca cerah dan berawan.
Angin tenang ke arah timur.
Suhu udara 18,4–25 °C.
Kelembaban 76,1–99 %.
Tekanan udara 871,3–916,2 mmHg.
Gunung terlihat jelas.
Kabut tipis hingga sedang.
Asap kawah putih, tekanan lemah.
Tinggi asap 25–100 meter dari puncak.
Terjadi 94 kali gempa guguran.
Amplitudo 2–32 mm, durasi hingga 196 detik.
46 kali gempa hybrid/fase banyak.
2 kali gempa vulkanik dangkal.
Teramati 17 kali guguran lava.
Arah Barat Daya: Kali Krasak, Bebeng, dan Putih.
Jarak luncur maksimum 1800 meter.
Status Gunung Merapi berada di Level III (Siaga).
Suplai magma masih berlangsung.
Potensi awanpanas guguran tetap tinggi.
Rekomendasi PVMBG
- Hindari aktivitas di zona bahaya.
- Waspadai guguran lava dan awanpanas.
- Potensi bahaya di Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Woro, dan Gendol.
- Radius bahaya letusan eksplosif: 3 km dari puncak.
- Waspadai lahar saat hujan.
- Antisipasi gangguan abu vulkanik.
Jika terjadi perubahan signifikan, status Merapi akan ditinjau kembali. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin