Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Imbas Keracunan MBG di Tiga Sekolah, SPPG Sinduadi Berhenti Beroperasi

Delima Purnamasari • Senin, 27 Oktober 2025 | 19:57 WIB

SPPG Sinduadi
SPPG Sinduadi
SLEMAN - Keracunan yang diduga karena konsumsi makan bergizi gratis (MBG) terjadi di Kapanewon Mlati pada Jumat (24/10) lalu.

Tercatat ada tiga sekolah terdampak, yakni SD Negeri Jombor Lor, SMP N 2 Mlati, dan MAN 3 Sleman. Ketiganya merupakan penerima manfaat dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinduadi.

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Sleman Hening Sucahya menjelaskan, terhitung sejak Senin (27/10) SPPG Sinduadi memang dihentikan operasionalnya sementara.

Penghentian ini dilakukan sampai nanti dinilai sudah layak untuk beroperasi. Tidak ada batas waktu maksimal kapan bisa jalan kembali.

Hening hanya menegaskan, sampai hasil investigasi terkait kejadian keracunan sudah selesai dan sampel laboratorium keluar.

"Termasuk rekomendasi perbaikan dan pembenahan SPPG sudah dilaksanakan oleh Kepala SPPG, mitra, dan yayasan," terangnya dikonfirmasi lewat pesan singkat, Senin (27/10).

Terkait penerima manfaat yang jadi sasaran SPPG Sinduadi sementara ini juga tidak menerima MBG. Program tidak bisa serta-merta dialihkan pada SPPG yang lain.

Hal senada diungkapkan Pembina Yayasan Mitra Karya Maporina yang menaungi SPPG Sinduadi, Ratna Susanti.

Selama pemberhentian sementara ini dilakukan untuk memperbaiki fasilitas. Misalnya, peresapan air supaya sama sekali tidak ada genangan karena musim hujan.

"Biasanya kami produksi 3300 porsi. Kalau sekarang, sementara pegawai juga tidak bekerja," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Khamidah Yuliati menjelaskan, untuk data terbaru berasal dari pengisian Google Form. Tercatat ada 344 orang terdampak keracunan.

Di dalamnya terdapat 56 orang yang rawat jalan, 114 orang yang berobat mandiri, dan 18 orang rawat jalan di RSU Sakina Idaman.

"Lalu ada satu orang yang rawat inap di RSA UGM dan sudah pulang," terangnya. (del)

Editor : Bahana.
#keracunan mbg #Sleman #SPPG Sinduadi