SLEMAN - Banyak masyarakat melakukan olahraga lari setiap sore di Lapangan Pemda Sleman. Aktivitas ini ternyata juga jadi ladang rezeki bagi para fotografer untuk bisa menjual hasil jepretannya.
Para fotografer ini menyebar di berbagai titik lintasan lari masyarakat. Ketika pelari ini lewat maka akan langsung difoto dan hasilnya akan dijual melalui platform FotoYu.
Salah satu fotografer di Lapangan Pemda Sleman, Iffan Yoga Abadi mengaku baru menjalani rutinitas ini dua bulan terakhir.
Baca Juga: Pedagang Foodcourt Minta Izin PKL Lapangan Denggung Dicabut, Tak Ingin Ada Kecemburuan
Dia akan mulai bekerja pukul 16.00 hingga 18.00. Selama dua jam ini setidaknya akan ada 2.000 gambar yang dihasilkan.
"Isi waktu luang karena kerjaanku wedding fotografer. Kalau weekdays gini masih kosong, hanya ngedit aja," terangnya ditemui di sela-sela memotret, Kamis (23/10/2025).
Iffan menyebut, para fotografer telah bersepakat untuk menjual setiap foto minimal Rp 20 ribu.
Dia sendiri menjualnya dengan harga Rp 22.500 untuk mendapat untung lebih banyak lantaran dari platform FotoYu ada potongan sepuluh persen.
Dalam satu sesi ini dia menyebut biasanya ada lima hingga sepuluh foto terjual. Nilai yang lumayan untuk penghasilan harian.
"Biasanya yang potensial beli foto itu pakai outfit kalcer," terangnya membeberkan strategi.
Baca Juga: Power Bank Berdaya di Atas 160 Wh Dilarang Dibawa di Kereta Api, Ini Aturan Baru KAI
Pengetahuan semacam itu dia nilai penting. Apalagi mengingat jumlah fotografer di Lapangan Pemda Sleman ini semakin banyak sehingga berpotensi memengaruhi pendapatan.
Untuk bisa menjadi fotografer di Lapangan Pemda Sleman dia sebut tidak ada syarat khusus.
Cukup memiliki akun dan kamera saja. Lalu nanti foto yang dihasilkan cukup diunggah di platform FotoYu. Begitu pula untuk pembeli juga harus memiliki akun FotoYu.
"Mereka tahu fotonya karena auto deteksi dari AI karena waktu bikin akun kita harus selfie wajah," tambahnya.
Baca Juga: Wisuda Perdana SiberMu: Bukti Pendidikan Jarak Jauh Mampu Hasilkan Lulusan Unggul
Iffan menambahkan, tidak hanya masyarakat umum yang berolahraga di lapangan ini. Dia kerap menemui pejabat, seperti Wakil Bupati Danang Maharsa maupun anggota DPRD Sleman.
Sementara itu, salah satu masyarakat yang tengah berolahraga, Ririn Padma mengatakan, memang semakin banyak fotografer di Lapangan Pemda Sleman ini.
Dia mengaku sempat kaget, tapi tidak merasa terganggu apabila ikut terfoto mengingat saat ini hidup di dunia digital.
"Aku sendiri belum pernah beli karena tujuannya olahraga bukan foto-foto," tambahnya. (del)