Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Belum Tahu Kapan Mulai Dibangun, Dinas Kebudayaan Sleman Nyicil Uji Amdal Taman Budaya

Delima Purnamasari • Selasa, 23 September 2025 | 04:30 WIB
Plt Kepala DLH Sleman Sugeng Riyanta
Plt Kepala DLH Sleman Sugeng Riyanta

SLEMAN - Pembangunan proyek taman budaya Kabupaten Sleman belum bisa dilakukan. Meski demikian, Sekretaris Dinas Kebudayaan Sleman Arif Wibowo menyebut pihaknya telah mencicil tahapan yang bisa dilakukan. Salah satunya mengenai analisis mengenai dampak lingkungan (amdal).

Lokasi Taman Budaya sendiri berada di Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman. Total anggaran yang diperlukan mencapai Rp 170 miliar.

 Baca Juga: Giliran Kades Salamkanci Dwi Joko Susanto Jadi Tersangka Korupsi Proyek Air Bersih, Rugikan Negara Rp 488 Juta

"Tidak harus nunggu anggaran dulu karena ngurusnya lama, kalau Amdal sudah aman tentu nanti membangun bisa," katanya.

Arif menyebut, penilaian dilakukan oleh tim amdal dari kabupaten. Ada berbagai aspek yang dinilai, seperti sumber air hingga dampak alur transportasi pada lalu lintas.

 Baca Juga: Sutaja Mangsur, Pemilik Tanah dari Kasus Dugaan Jual Beli Tanah yang Menjerat Anggota DPRD Kebumen Dilaporkan Balik

"Tidak ada masalah dan sudah dipertimbangkan semua seperti apa," katanya.

Walau demikian, dia juga belum bisa memastikan terkait waktu pembangunan. Lantaran proyek ini didanai dengan dana keistimewaan. Hal ini jadi kewenangan dari pemerintah provinsi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Sugeng Riyanta menjelaskan, amdal dinilai oleh Komisi Penilai Amdal Sleman. Prosesnya juga sudah selesai dilakukan.

"Jadi tinggal perbaikan dari pemrakarsa," katanya. (del)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Amdal #Dinas Lingkungan Hidup (DLH) #Kalurahan Pandowoharjo #analisis mengenai dampak lingkungan #proyek #Dinas kebudayaan Sleman #Kabupaten Sleman #Kapanewon Sleman #pembangunan #taman budaya