Dalam kesempatan tersebut hadir seluruh atlet, pelatih, orangtua atlet, pengurus PASI Sleman dan Bupati Sleman, Harda Kiswaya.
Pada acara ini, PASI Sleman menagih janji Bupati Sleman berupa lintasan atletik standart sebagai kebutuhan utama penunjang latihan.
Diketahui pada ajang Porda DIY XVII 2025 cabor Atletik, Sleman sukses meraup 13 medali emas, 14 perak dan 10 perunggu serta tampil sebagai juara umum.
Bantul di urutan kedua dengan 11 emas, lima perak, dan tujuh perunggu. Gunungkidul dengan lima emas, delapan perak, dan tujuh perunggu di urutan ketiga.
Kota Jogja di posissi keempat dengan koleksi 13 medali dari dua emas, tiga perak, dan delapan perunggu. Kulon Progo di posisi terbawah dengan satu perak dan tiga perunggu.
"Kami apresiasi kerja keras atlet yang luar biasa. Semoga tidak berhenti di sini, mereka bisa terus berlatih untuk event-event berikutnya," jelas Ketua Umum Pengkab PASI Sleman Aris Priyanto disela syukuran.
Dalam kesempatan ini juga Aris menambahkan, jika pihaknya menagih janji kepada Bupati Sleman untuk membangun lintasan atletik standart di Stadion Tridadi.
Mengingat sejauh ini para atlet atletik Kabupaten Sleman sempat terkendala dalam latihan, terutama di nomor teknik seperti tolak peluru, lempar cakram dan lempar lembing sebelum Porda.
"Kalau itu tak terjadi, kami yakin bisa dapat 18 medali emas di Porda," tegasnya.
Sementara, Bupati Sleman Harda Kiswaya pun langsung berjanji akan membangun lintasan atletik standart di Stadion Tridadi pada tahun 2027 nanti.
Pembangunan itupun pun sudah dianggarkan diangka Rp 15 M, dengan harapan dana tersebut cukup untuk membangun lintasan atletik terbaik di DIY.
"Kami ingin lintasan atletik yang terbaik di DIY," lontar Harda Kiswaya. (ayu).
Editor : Bahana.