SLEMAN - Sejumlah pos polisi di DIY terpantau mendapatkan aksi pengerusakan fasilitas.
Berdasarkan pantauan Radar Jogja, Pos Polisi yang berlokasi di Ringroad Utara, seperti perempatan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, perempatan Gejayan-Condongcatur, perempatan Monumen Yogya Kembali (Monjali), Pos Polisi Pelem Gurih dan Pos Polisi Kronggahan mendapatkan aksi vandalis, hingga pembakaran.
Selain itu terdapat tulisan ACAB dan tulisan tidak etis, di lokasi juga terdapat sisa-sisa dari pembakaran.
Dari pantauan di lapangan, kondisi Pos Polisi pasca demo di Polda DIY, Jumat (29 Agustus 2025) lalu cenderung sepi.
Dari pantauan sosial media (sosmed), Pos Polisi di perempatan Veteran Rabu malam terjadi kebakaran.
Demikian juga Pos Polisi di Monjali, Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, kebakaran pada Kamis (4/9) pukul 05.28 WIB.
Dalam akun X @merapi_uncover tersebar video kebakaran.
Dari pantauan di lapangan kondisi pos polisi di perempatan Monjali masih utuh.
Hanya saja ada bagian jendela yang berlubang dan pecahan kacanya tercecer.
Sementara di bagian pintu terdapat bekas terbakar yang menghitam.
Belum diketahui pasti oknum di balik peristiwa perusakan Pos Polisi.
Situasi dan kondisi sekitar Pos Polisi Monjali terlihat normal.
Pedagang asongan masih setia menjajakan dagangannya di area tersebut.
Demikian, kendaraan lalu lalang melintas di jalanan sekitar lokasi.
Hanya saja, saat ini lokasi dijaga ketat aparat polisi maupun TNI.
Radar Jogja berusaha menggali informasi dari masyarakat yang ada di sekitar.
Namun kebanyakan dari mereka tak tahu menahu, soal peristiwa tersebut.
"Cuma tadi pagi polisi ramai di sini ngefoto," terang Slamet, pedagang air mineral ini ditemui di lokasi, Kamis (4/9/2025).
Slamet mengaku, saat dirinya tiba di tempat biasanya berjualan.
Pos Polisi dalam kondisi sudah terbakar.
"Sejak kemarin lusa, pos polisi sepi tidak ada yang berjaga," tuturnya.
Meski tidak mengganggu aktivitas, tetapi situasi dan kondisi saat ini membuatnya khawatir dan takut.
Demikian disampaikan Chintya, seorang mahasiswi yang saban hari melintasi jalanan Ring Road Utara.
Dia mengaku cukup khawatir dengan kondisi tersebut.
"Suasananya mencekam, kadang kala diselimuti rasa takut. Tidak nyaman lah," ujarnya.
Hingga berita diunggah, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi kejadian ini. (del/mel)
Editor : Meitika Candra Lantiva