Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ikut Demonstrasi di Polda DIY, Ayah Almarhum Rheza Sendy Pratama Sebut Jenazah Putranya Dipenuhi Bekas Injakan dan Leher Patah

Delima Purnamasari • Senin, 1 September 2025 | 00:16 WIB

 

Prosesi pemakaman Almarhum Rheza Sendy Pratama di Jaten, Sendangadi, Kapanewon Mlati pada Minggu (31/8).
Prosesi pemakaman Almarhum Rheza Sendy Pratama di Jaten, Sendangadi, Kapanewon Mlati pada Minggu (31/8).

SLEMAN - Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta Rheza Sendy Pratama meninggal dunia usai mengikuti demonstrasi di Polda DIY. Jenazah sudah dimakamkan di Jaten, Sendangadi, Kapanewon Mlati pada Minggu (31/8).

Ayah korban Yoyon Surono menyebut, mengetahui informasi awal dari tetangga yang menunjukkan foto KTP anaknya. Disebutkan bahwa anaknya berada di RSUP Dr Sardjito lantaran terkena gas air mata.

"Tapi ketika saya ke sana sudah terbujur seperti itu. Yang nganter katanya dari unit kesehatan Polda. Rombongan lain enggak ada," sebutnya ditemui di rumah duka.

Yoyon bercerita bahwa leher putranya patah. Di perut ada banyak bekas pijakan sepatu. Kepala agak bocor. Sementara juga banyak sayatan di tubuhnya. Ada putih-putih bekas gas air mata. Untuk punggung, kaki, dan tangan juga banyak lecet.

"Ketika dimandiin lalu dikucir, lehernya harus dikreg, dibenain," katanya.

Dia menyebut, dari RSUP Dr Sardjito menjelaskan putranya meninggal jam 07.00. Saat datang, sudah tidak menggunakan baju.

"Darah muka warnanya sudah hitam semua, rambut sudah gak karuan warnanya," tambahnya.

Walau demikian, dia menegaskan bahwa keluarga menolak otopsi dan sudah pasrah. Keluarga juga tidak akan membuat laporan apa pun. (del)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#jaten #Mahasiswa #meninggal dunia #sendangadi #demonstrasi #Demo #Rheza Sendy Pratama #POLDA DIY #Prodi Ilmu Komunikasi #Kapanewon Mlati #RSUP Dr Sardjito #Universitas Amikom Yogyakarta